Breaking News:

Habib Rizieq Shihab

Gugatan Ditolak, Rizieq Shihab Bakal Maju ke MK? Ini Kata Kuasa Hukum sebelum Putusan Praperadilan

Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan menolak gugatan praperadilan yang diajukan pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.

Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Mohamad Yoenus
Tribunne
Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab telah ditahan Polda Metro Jaya setelah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus kerumunan massa di Petamburan pada Sabtu (12/12/2020). 

TRIBUNWOW.COM - Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan menolak gugatan praperadilan yang diajukan pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.

Dilansir TribunWow.com, sebelumnya tim kuasa hukum Rizieq menyampaikan pembelaan atas penetapan kliennya sebagai tersangka penyelenggara acara yang menimbulkan kerumunan.

Selama proses praperadilan, pihak tim kuasa hukum Rizieq merasa positif gugatannya akan dikabulkan.

Pimpinan FPI Muhammad Rizieq Shihab menjalani proses pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Sabtu (12/12/2020).
Pimpinan FPI Muhammad Rizieq Shihab menjalani proses pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Sabtu (12/12/2020). (HO/Mabes Polri)

Baca juga: Sesalkan Rizieq Shihab Jadi Tersangka setelah Bayar Denda, Pengacara: Semoga Hakim Hatinya Terketuk

Hal itu disampaikan seorang kuasa hukum Rizieq, Alamsyah Hanifah saat berada di PN Jakarta Selatan, Pasar Minggu.

Alamsyah menyinggung pihaknya akan mengajukan uji materi (judicial review) ke Mahkamah Konstitusi.

“Kalau misalnya (permohonan praperadilan) ditolak , langkah selanjutnya upaya hukum kami akan mengajukan judicial review,” kata Alamsyah, dikutip dari Kompas.com, Selasa (12/1/2021) siang.

Alamsyah juga menyinggung ada kejanggalan dalam pasal yang digunakan untuk memberatkan Rizieq.

Berdasarkan hal itu, ia yakin permohonan gugatan praperadilan akan dikabulkan.

“Kami berharap supaya kami berhasil," ujar Alamsyah.

"Karena kalau dilihat dari posisi perkaranya, pasal 160 itu peristiwanya pasal 93 tentang berkerumun dimasukan ke pasal 150 ke penghasutan, tidak relevansi. Kalau dilihat dari situ kami punya harapan besar,” terangnya.

Diketahui proses sidang praperadilan berlangsung selama seminggu dan dipimpin oleh hakim tunggal, Akhmad Sayuti.

Namun demikian, gugatan praperadilan tersebut ditolak PN Jakarta Selatan.

Baca juga: Pengacara Klaim Rizieq Shihab Ditelantarkan saat Sakit, Yusri Yunus Bantah: Ada CCTV-nya Semua

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Hukum Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki.

Ia menilai tindakan penyidik sudah sesuai dengan hukum yang berlaku.

"Permohonan dari pihak pemohon terhadap proses perkara yang dilakukan penyidikan Direktorat Kriminal Umum, permohonan pemohon ditolak seluruhnya," kata Kombes Pol Hengki seusai sidang putusan, dikutip dari Tribunnews.com.

"Artinya apa yang dilakukan penyidik Ditkrimum Polda Metro Jaya sudah sesuai aturan hukum yang benar," komentarnya.

Selain itu putusan pengadilan menunjukkan penetapan tersangka sudah sah.

"Dari permohonan tersebut kan tentang penetapan tersangka termasuk penahanan itu adalah sah menurut aturan hukum yang berlaku," tegas Hengki.

Diketahui Rizieq dijerat dengan tiga pasal, yakni Pasal 14 ayat (1) dan (2) UU Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit juncto Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan, Pasal 160, dan Pasal 216 KUHP.

Pengacara Soroti Rizieq Shihab Jadi Tersangka padahal Bayar Denda

Halaman
12
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved