Breaking News:

Reshuffle Kabinet

Wahyu Trenggono Jadi Menteri KKP, M Qodari Sebut Ada Peran Prabowo: Saya Dengar Kabar dari Langit

Analis Politik Indo Barometer, M Qodari tanggapi reshuffle atau perombakan Kabinet Indonesia Maju.

Youtube/KompasTV
Pengamat Politik, Muhammad Qodari dalam acara Kompas Petang, Kamis (26/11/2020). M Qodari tanggapi reshuffle atau perombakan Kabinet Indonesia Maju, khususnya soal Wahyu Sakti Trenggono sebagai Menteri KKP. 

TRIBUNWOW.COM - Analis Politik Indo Barometer, M Qodari tanggapi reshuffle atau perombakan Kabinet Indonesia Maju.

Dilansir TribunWow.com, M Qodari menyebut soal ditunjuknya Sakti Wahyu Trenggono sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) ada peran dari Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Hal itu diungkapnya dalam acara Sapa Indonesia Pagi 'KompasTV', Rabu (23/12/2020).

Presiden RI Joko Widodo memperkenalkan menteri baru Kabinet Indonesia Maju di Istana Merdeka Jakarta, Selasa (22/10/2020)
Presiden RI Joko Widodo memperkenalkan menteri baru Kabinet Indonesia Maju di Istana Merdeka Jakarta, Selasa (22/10/2020) (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev)

Baca juga: Analis Politik Sebut Ada Alasan Lain Jokowi Tunjuk Risma dan Sandiaga: Bukan Hanya soal Kapasitas

Baca juga: Sandiaga Masuk Kabinet, Irma Chaniago Singgung Sikap Fadli Zon dan Andre Rosiade: Tidak Pantas

Sebagaimana diketahui, sebelum menjadi menteri KKP, Wahyu Trenggono menjabat sebagai wakil menteri di Kementerian Pertahanan.

Dirinya menyebut bahwa Wahyu Trenggono memiliki hubungan dekat dengan sosok Prabowo Subianto.

"Variabel Prabowo Subianto juga sangat menentukan," ujar Qodari.

"Mengapa kemudian Sandi ke (Menteri) Pariwisata dan Wahyu Trenggono lari ke Menteri KKP, bahwa sebetulnya Prabowo itu punya hubungan yang sangat baik dengan Wahyu Sakti Trenggono," jelasnya.

Menurut analisanya hal itu mengingat pos kementerian KKP sebelumnya adalah jatah dari Partai Gerindra yang diisi oleh Edhy Prabowo.

Ia menilai bahwa Prabowo disebut tidak memiliki kader yang cocok untuk menggantikan Edhy Prabowo sebagai menteri KKP.

"Jadi sebetulnya ketika kemudian Wahyu Sakti harus dilepas dari posisi wamen bergeser ke posisi yang lain, ya saya yakin bahwa Pak Prabowo punya analisa, punya pandangan yang kemudian disesuaikan dengan pos menteri KKP," kata M Qodari.

"Jadi sebetulnya KKP tidak diduduki oleh Kader Partai Gerindra, tapi sebetulnya aroma Prabowo di situ kental sekali," imbuhnya.

Baca juga: Dilantik Hari Ini oleh Jokowi, Berapa Gaji Menteri yang Baru? Mulai Sandiaga Uno hingga Tri Risma

Lebih lanjut, ia mengaku mendapat kabar bahwa Wahyu Trenggono awalnya justru tidak diproyeksikan menjadi Menteri KKP oleh Jokowi.

"Saya mendengar kabar dari langit bahwa sebetulnya Wahyu Sakti Trenggono itu tadiya diplot bahkan diminta untuk posisi Kementerian Perdagangan," ungkapnya.

"Tapi Pak Prabowo istilahnya tidak kasih. Saya enggak tahu juga kenapa akhirnya dikasih dan itu di Menteri KKP."

Meski begitu, M Qodari menegaskan bahwa bukan berarti Prabowo ikut campur terhadap presien dalam penentuan reshuffle kabinet.

"Tetapi Pak Jokowi pasti sangat memperhatikan masukan, arahan dan permintaan dari figur-figur penting seperti Pak Prabowo Subianto," pungkasnya.

Simak videonya mulai menit ke- 3.20:

Sandiaga Masuk Kabinet, Irma Chaniago Singgung Sikap Fadli Zon

Analis Politik Adi Prayitno memberikan komentarnya terkait kebijakan reshuffle atau perombakan kabinet yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dilansir TribunWow.com dalam acara Apa Kabar Indonesia Pagi, Rabu (23/12/2020), Adi Prayitno lebih menyoroti soal masuknya Tri Rismaharini dan Sandiaga Uno di kabinet Indonesia Maju.

Halaman
12
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved