Breaking News:

Otomotif

Gelar Kasur pada Kabin Mobil saat Pergi Berlibur Bisa Berbahaya, Ini Alasannya

ada beberapa kebiasaan pemilik kendaraan, terutama yang berpergian bersama keluarga dan anak kecil, adalah kerap memodifikasi kendaraannya.

FEBRI ARDANI/KOMPAS.com
Pemudik ubah kabin mobil jadi kasur berjalan. Prilaku ini tidak disarankan kapanpun dilakukan, baik saat mudik ataupun tidak. 

TRIBUNWOW.COM - Tidak sedikit pemilik kendaraan yang memanfaatkan libur panjang Natal dan tahun baru untuk sekedar berpergian keluar kota bersama keluarga, atau mudik pulang kampung.

Namun ada beberapa kebiasaan pemilik kendaraan, terutama yang berpergian bersama keluarga dan anak kecil, adalah kerap memodifikasi kendaraannya.

Biasanya, modifikasi yang paling lazim dilakukan, adalah menggelar kasur pada kabin kendaraan selama perjalanan.

Baca juga: Sosok Salshabilla Adriani, Selebgram Cantik yang Tabrak 2 Mobil, Miliki Belasan Juta Followers IG

Alasannya, dilakukan agar si anak nyaman rebahan dan tidak rewel mengingat jarak tempuh yang dilewati cukup jauh.

Training Director Safety Defensive Consultant Sony Susmana menegaskan, ubahan kondisi kabin seperti itu sebaiknya tidak dilakukan.

Sebab, dapat membuat efek yang lebih fatal apabila kendaraan terlibat kecelakaan.

“Bisa jadi justru perubahan kabin ini menimbulkan kecelakaan yang lebih parah, bisa malah fatal,” ucap Sony beberapa waktu lalu kepada Kompas.com.

Sony menyarankan, meski masih anak-anak, tetap wajib duduk di jok kendaraan dengan baik dan benar.

Maksud adalah duduk tenang dengan menggunakan sabuk pengaman meski berada di baris kedua.

Baca juga: Penampakan 6 Uang Rupiah yang Tak Lagi Berlaku Tahun Depan, Segera Tukarkan di Kantor BI Terdekat

Jika anak terlalu kecil, car seat bisa jadi solusi.

Penggunaannya pun sudah dianjurkan oleh produsen kendaraan.

“Soal lelah, pengemudi bisa mengatur perjalanan serta komunikasikan dengan seluruh anggota keluarga untuk menyesuaikan kenyamanan pengemudi dan penumpang selama perjalanan. Atur waktu untuk bergantian menyetir dan beristirahat di rest area,” katanya.

Apabila kabin diubah menjadi tempat tidur berjalan, dikhawatirkan bila terjadi pengereman mendadak atau benturan, penumpang bisa terlempar karena tidak terikat dengan benar di jok baris kedua atau ketiga.

Ini bisa menimbulkan risiko fatalitas yang berlebih, apabila penumpang tidak duduk di jok tanpa menggunakan sabuk pengaman.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved