Breaking News:

Vaksin Covid

Donald Trump Tunda Rencana Pemberian Vaksin Covid-19 ke Pejabat AS, Alasan Pasti Tak Diketahui

Presiden Amerika Serikat Donald Trump membatalkan rencana pemberian vaksin virus corona kepada pejabat Gedung Putih dalam beberapa hari mendatang.

Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
AFP/ Saul Loeb
Presiden Amerika Serikat Donald Trump membatalkan rencana pemberian vaksin virus corona kepada pejabat Gedung Putih dalam beberapa hari mendatang. 

TRIBUNWOW.COM - Presiden Amerika Serikat Donald Trump membatalkan rencana pemberian vaksin virus corona kepada pejabat Gedung Putih dalam beberapa hari mendatang.

Para pejabat sebelumnya mengatakan anggota senior pemerintahan Trump akan menjadi orang pertama yang diberi suntikan vaksin yang dikembangkan oleh Pfizer dan BioNTech.

Namun Trump mengatakan dia telah meminta diadakan "penyesuaian" terhadap rencana tersebut.

Ilustrasi Vaksin Covid-19. Pembuat obat Pfizer mengumumkan bahwa vaksin yang diproduksinya besama produsen obat BioNTech sangat efektif menangkal Covid-19 pada Senin (9/11/2020).
Ilustrasi Vaksin Covid-19. Pembuat obat Pfizer mengumumkan bahwa vaksin yang diproduksinya besama produsen obat BioNTech sangat efektif menangkal Covid-19 pada Senin (9/11/2020). (AFP)

Keputusan ini diambil ketika pemerintah Amerika sudah memulai program vaksinasi, dengan mendistribusikan dosis vaksin ke puluhan lokasi.

AS telah menyetujui vaksin untuk penggunaan darurat dan akan mulai meluncurkannya pada hari Senin (14/12).

Vaksin ini menawarkan perlindungan hingga 95% terhadap Covid-19.

Baca juga: Nakes di Indonesia Khawatir Jadi yang Pertama Dapat Vaksin Covid-19: Kalo Jadi Percobaan Ya Takut

Tiga juta dosis pertama vaksin akan didistribusikan ke sejumlah lokasi di 50 negara bagian di seluruh AS.

Vaksin itu dikirim dari fasilitas di Michigan pada hari Minggu (13/12). Petugas kesehatan dan lansia akan menjadi kelompok prioritas penerima vaksin.

Kematian akibat virus corona telah meningkat tajam sejak November dengan rekor kasus kematian per hari mencapai 3.309 pada hari Sabtu.

Peluncuran vaksin telah dilihat sebagai titik balik dalam penanganan pandemi virus corona, yang telah merenggut nyawa hampir 300.000 orang di AS.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) mengatakan otorisasi penggunaan darurat vaksin, yang diumumkan pada hari Jumat (11/12), adalah "tonggak penting" dalam penanggulangan pandemi, setelah mendapat tekanan kuat dari pemerintahan Trump untuk menyetujui vaksin itu.

Dosis vaksin yang sama sudah diberikan di Inggris. Vaksin Pfizer telah disetujui pula untuk dipakai di Kanada, Bahrain dan Arab Saudi.

Dimulainya vaksinasi di AS bersamaan dengan rencana Electoral College - sistem yang memilih presiden AS - untuk mengumumkan kemenangan Joe Biden pada hari Senin.

Baca juga: Penjelasan Kemenkes soal Harga Vaksin Covid-19 Sinovac di Indonesia

Kapan Trump akan Menerima Vaksin?

Para pejabat mengatakan kepada beberapa media pada hari Minggu (13/12) bahwa sejumlah vaksin pertama akan disisihkan bagi mereka yang bekerja di dekat Trump.

Halaman
1234
Sumber: BBC Indonesia
Tags:
Vaksin PfizerVaksin Covid-19Donald TrumpJoe BidenCovid-19BioNTech
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved