Terkini Nasional
Terungkap Alasan Kapolda Metro Jaya akan Terus Tindak Tegas Kerumunan: Ujung-ujungnya sama Mati
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran menegaskan mengapa dirinya akan menindak tegas kasus kerumunan.
Penulis: Mariah Gipty
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran menegaskan alasan dirinya akan menindak tegas kasus kerumunan.
Hal itu diungkapkan Fadil saat acara ramah tamah di Polda Metro Jaya, Jumat (11/12/2020) pagi.
Fadil mulanya memberikan contoh kejahatan kriminal yang menewaskan sejumlah orang.

Baca juga: Kapolda Metro Jaya Geram dengan Ujaran Kebencian oleh Ormas: Tidak Ada Ormas di Atas Negara
Biasanya respons masyarakat akan berpikir tindak pembunuhan adalah hal yang luar biasa sadis.
"Kenapa kerumunan ini harus ditegakkan hukumnya."
"Saya memberi contoh sederhana, ada satu kasus perampokan disertai pemerkosaan, menyebabkan terbunuhnya satu keluarga."
"Respons sosial anda, reaksi anda pada kasus ini pasti kan luar biasa, kasihan melihat berdarah-darah, sadis, pemberitaannya bisa berseri-seri itu di media, raja tega," jelas Fadil.
Lalu Fadil membandingkan reaksi orang soal kasus pembunuhan dengan bencana alam.
Meski berbeda kasus namun kedua kasus bisa menyebabkan orang meninggal dunia.
"Tapi bandingkan reaksi sosial terhadap misalnya terjadi banjir bandang yang menyebabkan satu kampung meninggal dunia."
"Yang meninggal 100 orang, perampokan lima orang, pandangannya adalah ini bencana alam tapi ujung-ujungnya sama mati," katanya.
Mantan Kapolda Jawa Timur ini mengatakan bahwa bencana alam bisa merusak lingkungan.
Berbeda dengan kasus pembunuhan yang tidak merusak lingkungan.
"Di satu ini lingkungan rusak enggak, di sisi ini lingkungan rusak, ekosistem rusak."
"Sama dengan kerumunan, ujungnya sama-sama mati," jelas dia.
Baca juga: Pesan Kapolda Metro Jaya pada Habib Rizieq soal 6 Pengikut Tewas Ditembak Polisi: Jangan Menghalangi