Terkini Nasional
Terungkap Alasan Kapolda Metro Jaya akan Terus Tindak Tegas Kerumunan: Ujung-ujungnya sama Mati
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran menegaskan mengapa dirinya akan menindak tegas kasus kerumunan.
Penulis: Mariah Gipty
Editor: Rekarinta Vintoko
Kemudian, Fadil menyinggung soal tingginya kasus kematian di DKI Jakarta.
Selain itu tingkat kematian akibat Covid-19 juga cukup tinggi.
"Di sini mati 5, sampai sekarang berapa jumlah korban meninggal dunia Covid-19 DKI Jakarta, 2.883."
"Mortality, angka kematian sekarang di Jakarta kira-kira 1,3 persen, berarti di Jakarta setiap hari ada yang meninggal dunia sebanyak 3 atau 4 orang bahkan lebih, jadi apa yang terjadi?" singgung Fadil.
Angka kematian akibat Covid-19 yang cukup tinggi di Jakarta yang mendorong Fadil ingin menindak tegas kerumunan.
"Salah satunya cara menghindari kerumunan, jadi siapapun yang melakukan kegiatan-kegiatan yang menyebabkan terjadinya kerumunan yang jadi temannya Covid ini."
"Sehingga terjadi penularan, yang dapat menyebabkan korban baik keselamatan jiwa, maupun korban fisik, kerugian materi ya harus kita hentikan," jelasnya.
Lihat videonya:
Kapolda Metro Jaya Geram dengan Ujaran Kebencian oleh Ormas
Di kesempatan yang sama, Fadil juga memberikan pernyataan tegas mengenai organisasi masyarakat (ormas).
Meski tak menyebutkan secara jelas ormas yang dimaksud, Fadil menegaskan bahwa ormas tidak boleh bertindak sewenang-wenang.
"Tidak ada satu kelompok atau ormas yang menempatkan dirinya di atas negara."
"Apalagi ormas tersebut melakukan tindak pidana, apa tindak pidananya?," tegas Fadil.
Fadil lalu menyinggung ormas yang sering melakukan pernyataan-pernyataan penghasutan.
Bahkan disebutnya ormas itu sudah melakukan ujaran kebencian sejak bertahun-tahun yang lalu.