Breaking News:

KPK Tangkap Menteri Edhy Prabowo

Selain Jokowi, Hashim Ngaku Juga Ingatkan Edhy soal Ekspor Benur: Pak Prabowo Tidak Mau Monopoli

Hashim Djojohadikusumo mengaku pernah mengingatkan Edhy agar jangan memonopoli kegiatan ekspor benur.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Mohamad Yoenus
YouTube Warta Kota Production
Adik dari Menhan Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo dalam konferensi pers didampingi oleh pengacara Hotman Paris Hutapea, di Jetski Cafe, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (4/12/2020). Hashim membantah keluarga besar Prabowo terlibat dalam kasus korupsi yang menjerat Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo. 

"Tapi juga jangan lihat nilai ekonominya saja, lingkungan juga harus tetap kita pelihara."

"Keseimbangan antara itu yang penting," tambahnya.

Soal ekspor benih lobster, Jokowi tidak ingin hanya berfokus pada salah satu sektor, ekonomi maupun lingkungan.

"Bukan hanya bilang jangan, keseimbangan itu yang diperlukan," tegas Jokowi.

Ketika ingin tetap melakukan ekspor benih lobster, Jokowi mengingatkan agar kebijakan tersebut dilakukan dengan hati-hati.

"Jangan juga awur-awuran semuanya ditangkapi, diekspor, itu juga enggak benar," ujar Jokowi.

"Saya kira pakar-pakarnya tahu bagaimana tetap menjaga lingkungan."

"Tidak diselundupkan diekspor secara awur-awuran, tetapi juga nelayan mendapatkan manfaat dari sana, nilai tambah ada di negara kita," imbuhnya. (TribunWow.com/Anung)

Sebagian artikel ini diolah dari Kompas.com dengan judul "Soal Ekspor Benur, Hashim Djojohadikusumo: Saya Bilang, Buka Saja, Ed, Buka sampai 100..." dan Tribunjakarta.com dengan judul Hashim Ungkap Prabowo Marah Besar Soal Edhy Prabowo: 'Dia Anak yang Diangkat dari Selokan'

Sumber: TribunWow.com
Tags:
Edhy PrabowoPrabowo SubiantoKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK)Hotman ParisJakarta Utara
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved