Breaking News:

Terkini Nasional

Sejumlah Warga Dipanggil Polisi Gara-gara Azan Jihad, Jubir FPI: Kriminalisasi Azan dan Jihad

Jubir FPI Munarman mengomentari sejumlah kasus yang menurutnya menjadi bukti pemerintah bersikap tidak adil kepada masyarakat.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Mohamad Yoenus
YouTube Kaffah Channel
Jubir FPI Munarman dalam acara 'Reuni Akbar 212 : DIALOG NASIONAL 100 ULAMA dan TOKOH' yang ditayangkan oleh kanal YouTube Kaffah Channel, Rabu (2/12/2020). Munarman mengomentari soal ketidakadilan pemerintah Indonesia. 

"Jadi makin nampak negara ini mendasarkan dirinya pada negara hukum yang berarogan."

Selanjutnya, Munarman menyerukan kepercayaan kepada sosok Habib Rizieq yang dianggap mampu mengembalikan keadilan di Indonesia.

"Tidak layak sebuah negara mengandalkan hukum untuk mematikan aspirasi masyarakat," kata Munarman.

"Dan Insyaallah Habib Rizieq bisa memimpin pergerakan revolusi akhlak dalam rangka memperbaiki agama, bangsa, dan negara kita, bukan untuk tujuan lain," tandasnya.

Baca juga: JK Sebut Habib Rizieq Populer karena Kekosongan Pemimpinan, Amien Rais: Menurut Saya Ada Kezaliman

Simak video selengkapnya mulai menit ke-2.55:

Serukan Azan Hayya Alal Jihad Sambil Bawa Golok

Di sisi lain, beberapa hari belakangan sempat viral di media sosial, sejumlah video azan di mana pelafalannya Hayya Alas Sholah menjadi Hayya Alal Jihad.

Hayya Alas Sholah memiliki arti mari kita menunaikan salat, sedangkan Hayya Alal Jihad memiliki arti mari kita berjihad.

Satu dari beberapa video yang beredar, diketahui dilakukan oleh sejumlah pemuda asal Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

Dikutip dari TribunJabar.id, Rabu (2/12/2020), pada video yang beredar nampak tujuh orang pria melantunkan seruan Hayya Alal Jihad sembari memperagakan gestur yang provokatif.

Tangkapan layar video, sejumlah orang di Majalengka, sedang melafalkan azan dengan mengganti kalimat hayya alal sholah menjadi hayya alal jihad.
Tangkapan layar video, sejumlah orang di Majalengka, sedang melafalkan azan dengan mengganti kalimat hayya alal sholah menjadi hayya alal jihad. (ISTIMEWA via TribunJabar.id)

Ketujuh pemuda itu nampak berdiri sambil mengacungkan golok yang digenggam di tangan kanan mereka.

Di belakang mereka nampak baliho bergambar pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab atau akrab dikenal dengan panggilan Habib Rizieq.

Video tersebut diketahui beradar di media sosial mulai dari Twitter, Facebook, hingga Instagram sejak Senin (30/11/2020).

Keberadaan para pelaku di video terbongkar dari baliho yang bertuliskan nama Desa Sadasari, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka.

Baca juga: Sempat Diadang saat Beri Surat Panggilan Rizieq Shihab, Polri: Kalau Buat Pelanggaran, Harus Sportif

Pelaku Minta Dimaafkan

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
Tags:
Front Pembela Islam (FPI)AzanMunarmanRizieq ShihabSwab test
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved