Terikini Daerah
Di Hadapan Bapaknya, Pria di Pagaralam Dibunuh di Tempat Karaoke, Gara-gara Berebut Wanita Bookingan
Pemuda bernama Yogi tewas mengenaskan di tempat karaoke di Kawasan Pasar Dempo Permai, Kecamatan Pagaralam Utara, Kota Pagaralam, Kamis (26/11/2020).
Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Mohamad Yoenus
TRIBUNWOW.COM - Seorang pemuda bernama Yogi tewas mengenaskan di sebuah tempat karaoke di Kawasan Pasar Dempo Permai, Kecamatan Pagaralam Utara, Kota Pagaralam, Sumatera Selatan, Kamis (26/11/2020).
Yogi dibunuh langsung di depan orangtuanya oleh Okta.
Dilansir TribunWow.com dari Sripoku.com, Sabtu (26/11/2020), kejadian tersebut dipicu karena saling berebut perempuan pemandu karaoke atau wanita bookingan.
Baca juga: Dikasih Makan Diam Saja, Balita 2 Tahun Ini Rupanya Tewas dalam Gendongan Ibu saat Diajak Mengemis
Baca juga: Pembunuhan Satu Keluarga di Sigi, Polri Duga Dilakukan Kelompok Teroris Ali Kalora: Dalam Pengejaran
Dijelaskan oleh Kapolres Pagaralam, AKBP Dolly Gumara melalui Kasat Reskrim Polres Pagaralam, AKP Acep Sahara, korban dibunuh di depan bapak tirinya.
Bermula saat Yogi mengantar bapak tirinya yang akan pergi ke Provinsi Jambi.
Mereka menyempatkan terlebih dahulu ke tempat karaokean, bersama satu rekannya.
Yogi kemudian membooking cewek untuk diajak menemani bernyanyi.
Cewek tersebut dibayar seharga Rp 800 ribu.
Namun ajakan tersebut ditolak oleh sang cewek dan memilih pria lain, yang tidak lain adalah Okta.
"Usai pergi bersama cewek tersebut, Okta kembali lagi ke lokasi karaoke dan bertemu dengan rombongan korban," jelas Kasat kepada sripoku.com, Sabtu (28/11/2020).
Yogi kemudian bertemu dengan Okta yang juga sama-sama karaoke di tempat yang sama.
Sempat adu mulut lantaran Yogi tidak terima wanita bookingannya direbut dan langsung menyerang Okta.
Bahkan Yogi sempat menghantam Okta menggunakan batu.
Kondisi tersebut yang membuat Okta juga terpancing hingga mengeluarkan senjata tajam untuk menusuk Yogi.
Tak bisa menghindar, pisau tersebut tepat mengenai jantung Yogi hingga tersungkur dengan cucuran darah.
Baca juga: Diminta Belikan Handphone, Ayah di Jeneponto Beri Syarat Mau Dicabuli: Saya Mau Begini Dulu
Baca juga: Kronologi Boncengan Bertiga Tewas Tabrak Truk di Jawa Timur, Honda Beat Remuk Tidak Berbentuk