Breaking News:

Terkini Daerah

Ngaku Korban KDRT, Istri yang Sewa Pembunuh Bayaran untuk Habisi Suaminya Diduga Ingin Kuasai Harta

Selain karena menjadi korban kdrt, Dian diduga ingin suaminya mati karena hendak menguasai harta korban.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Ananda Putri Octaviani
Kolase (KOMPAS.com/NIRMALA MAULANA) dan (ISTIMEWA via TribunJakarta.com)
Dian Safitri (32), saat dihadirkan di Mapolrestro Jakarta Timur sebagai tersangka, Rabu (25/11/2020). 

TRIBUNWOW.COM - Menyewa dua pembunuh bayaran untuk menghabisi nyawa suaminya sendiri, Dian Safitri (32) mengaku kesal terus-terusan jadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan oleh sang suami.

Akibat percobaan pembunuhan itu, Lucky Hutagaol (32) berada dalam kondisi kritis.

Setelah dilakukan penyelidikan, terungkap fakta bahwa Dian diduga hendak menguasai harta milik korban.

Dian Safitri (32), saat dihadirkan di Mapolrestro Jakarta Timur sebagai tersangka, Rabu (25/11/2020).
Dian Safitri (32), saat dihadirkan di Mapolrestro Jakarta Timur sebagai tersangka, Rabu (25/11/2020). (ISTIMEWA via TribunJakarta.com)

Baca juga: Ingin Suaminya Mati, Istri di Jakarta Sewa Dua Bocah Belasan Tahun Jadi Pembunuh Bayaran: Saya Kesal

Dikutip dari Kompas.com, Jumat (27/11/2020), hal itu diungkapkan oleh Kapolrestro Jakarta Timur Kombes Arie Ardian Rishadi.

"Ada dugaan mengarah ke penguasaan harta, namun semua masih didalami penyidik," kata Arie saat dikonfirmasi di Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (26/11/2020).

Penyelidikan terhadap kasus tersebut sampai saat ini masih terus berjalan.

Kemungkinan adanya motif-motif lain juga masih didalami oleh pihak kepolisian.

"Makanya penyidikan mendalam masih terus dilakukan petugas untuk mengungkap motif lain dari kasus ini. Tapi dia sudah mengaku berencana membunuh korban," ujarnya.

Dua pembunuh bayaran yang disewa oleh Dian ternyata masih berusia belasan tahun.

Identitas kedua pembunuh bayaran itu yakni FFN (16) dan RS (17).

Sebelumnya diberitakan, Dian mengaku selama 10 tahun terakhir, ia kerap menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan oleh suaminya.

"Saya kesal pak," kata Dian, saat dihadirkan di Mapolresta Jakarta Timur, Rabu (25/11/2020).

Dian mengaku karena perlakuan buruk tersebut, ia nekat ingin menghabisi nyawa sang suami.

"Selama 10 tahun ini saya diperlakukan kasar terus oleh dia (Lucky), makannya saya mau kasih pelajaran agar dia tak nyakiti saya," katanya di Mapolrestro Jakarta Timur, Rabu (25/11/2020).

Menurut pengakuan Dian, kekerasan yang ia terima dari suaminya mulai dari dipukul, dicambuk menggunakan ikat pinggang, hingga dilempar gelas.

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
Tags:
kekerasan dalam rumah tangga (KDRT)Pembunuh BayaranPembunuhanIstri bunuh suamiJakarta Timur
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved