Breaking News:

Terkini Daerah

Cara Dukun Cabul di Semarang Yakinkan Korban soal Kemampuan Mendeteksi Penyakit: Saya Tanya ke Teman

Sebanyak sembilan gadis di bawah umur telah menjadi korban rudapaksa seorang dukun di Semarang yang mengaku bisa mengusir makhluk halus.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Ananda Putri Octaviani
TRIBUNJATENG/RAHDYAN TRIJOKO PAMUNGKAS
Barang bukti kasus tindakan asusila yang dilakukan oleh seorang dukun cabul di Semarang. 

TRIBUNWOW.COM - Beraksi sejak tahun 2018, Sholeman (39), seorang dukun cabul di Semarang, Jawa Tengah, telah melakukan hubungan asusila dengan 9 gadis belasan tahun.

Sholeman melakukan aksinya dengan kedok mengusir makhluk halus yang bersarang di tubuh korban atau pasien.

Pelaku mengaku menggunakan sebuah trik tertentu agar kemampuannya mendeteksi penyakit terlihat meyakinkan.

Pelaku pencabulan berkedok pengobatan spritual Sholeman (39) ditanyai saat dihadirkan pada gelar perkara di Mapolda Jateng.
Pelaku pencabulan berkedok pengobatan spritual Sholeman (39) ditanyai saat dihadirkan pada gelar perkara di Mapolda Jateng. (TRIBUNJATENG/RAHDYAN TRIJOKO PAMUNGKAS)

Baca juga: Muntah-muntah dan Grogi saat Konpers, Dukun Cabul di Semarang Ngaku Menyesal Telah Rudapaksa 9 Gadis

Fakta tersebut terungkap lewat gelar perkara di kantor Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jateng, Kamis (26/11/2020).

Dikutip dari YouTube Tribun Jateng, sebelum pelaku bertemu pasien, ia lebih dulu menanyai temannya yang dekat dengan korban.

"Dia tanya dulu ke teman yang lain," kata Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna.

"Sehingga dia mengatakan bahwa dia bisa mengobati bisa mendeteksi."

"Itu dia sebenarnya sudah tahu dari teman yang lain, keluhannya adalah mungkin putus sama pacar, terus kemudian sering halusinasi, dan lain-lain," sambungnya.

Kombes Iskandar menuturkan, hasil informasi yang didapat oleh pelaku dari temannya, kemudian diucapkan kembali ke korban atau pasiennya.

"Sehingga itu diceritakan kepada korban," kata Kombes Iskandar.

"Jadi dia mempelajari dulu dari teman-teman yang lain."

Pelaku sendiri mengakui ia mendapatkan informasi mengenai keluhan korban lewat temannya.

"Saya mengaku bisa mendeteksi tanya ke teman saya yang dekat dengan korban," kata Sholeman, dikutip dari TribunJateng.com.

"Jadi bagaimana keluhan korban saya tanya dulu ke teman," kata dia.

Sholeman sendiri nampak tertunduk ketika dihadirkan di depan publik dan media saat konferensi pers (konpers).

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
Tags:
Dukun CabulSemarangrudapaksaPemerkosaan
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved