Breaking News:

Terikini Nasional

Minta Mahfud MD Hati-hati, FPI: Kegagalan Pemerintah Mengurusi Covid-19 Bukan karena Petamburan

Ketua DPP FPI, Awit Mashuri buka suara menanggapi pernyataan dari Menko Polhukam Mahfud MD terkait kerumunan di acara Habib Rizieq.

Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Ananda Putri Octaviani
Youtube/Apa Kabar Indonesia tvOne
Ketua DPP Front Pembela Islam (FPI), Awit Mashuri buka suara menanggapi pernyataan dari Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD soal kerumunan dalam acara Habib Rizieq. 

"Kegagalan mengurusi Covid-19 ini bukan Petamburan, ini pemerintah yang gagal mengurus yang dari awal diminta oleh Habib Rizieq sendiri untuk lockdown," jelasnya.

Simak videonya mulai menit ke- 6.00

Muhammadiyah Soroti Kerumunan Massa Habib Rizieq Shihab

Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu'ti memberikan sorotan terhadap kerumunan yang dilakukan oleh massa Front Pembela Islam (FPI).

Dilansir TribunWow.com, kerumunan massa FPI tak terbendung menyusul kepulangan dari Imam Besar FPI, Muhammad Rizieq Shihab atau Habib Rizieq ke Indonesia.

Mulai dari penyambutan di bandara hingga acara-acara yang digelar oleh Habib Rizieq, termasuk yang baru adalah melangsungkan acara pernikahan putrinya, Syarifah Najwa Shihab.

Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab saat menyapa pendukung dan simpatisan saat tiba di sekitar markas FPI, Petamburan, Jakarta Pusat (10/11/2020) Saat tiba, Rizieq menyampaikan orasi di hadapan massa pendukungnya untuk melakukan revolusi akhlak. Tribunnews/Jeprima
Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab saat menyapa pendukung dan simpatisan saat tiba di sekitar markas FPI, Petamburan, Jakarta Pusat (10/11/2020) Saat tiba, Rizieq menyampaikan orasi di hadapan massa pendukungnya untuk melakukan revolusi akhlak. Tribunnews/Jeprima (Tribunnews/JEPRIMA)

Baca juga: Massa FPI Sambut Meriah Habib Rizieq, Sikap Jokowi Jadi Sorotan Media Asing: Akan Sangat Hati-hati

Baca juga: Timbulkan Massa, Habib Rizieq sampai Disorot Media Asing, Berjudul: Mantan Buron Kasus Pornografi

Bahkan dalam acara pernikahan tersebut, puluhan ribu orang hadir.

Dengan adanya kerumunan tersebut, tentunya menggugurkan kampanye protokol kesehatan yang sudah digalakkan oleh pemerintah bersama masyarakat.

Melihat kondisi tersebut, Abdul Mu'ti meminta kesadaran semua pihak bahwa pandemi Covid-19 masih berlangsung.

Sehingga dikatakannya masih ada risiko penularan Covid-19.

"Saya kira sudah sangat banyak diekspos media, bagaimana kerumunan massa itu begitu besar dan sama sekali tidak mengikuti protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah," ujar Abdul Mu'ti, dalam acara Kompas Petang, Jumat (13/11/2020).

"Tentu saja kita memahami dan membangun sebuah kesadaran bersama bahwa pandemi Covid-19 ini belum berakhir," jelasnya.

"Tanggung jawab untuk mengatasi Covid-19 ini adalah tanggung jawab kita bersama."

Di satu sisi, Abdul Mu'ti juga meminta kepada pemerintah melalui aparat keamanan bisa tegas dalam mengingatkan dan menertibkan protokol kesehatan kepada massa Habib Rizieq.

Dan menurutnya, perlu juga ada penindakan tegas kepada yang masih melanggar.

Baca juga: Habib Rizieq Undang 10 Ribu Tamu Nikah, Lurah Petamburan Ingatkan soal Covid-19, Siapkan Ambulans

Halaman
123
Tags:
Mahfud MDFPIFront Pembela Islam (FPI)Habib RizieqRizieq ShihabCovid-19
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved