Terikini Nasional
Minta Mahfud MD Hati-hati, FPI: Kegagalan Pemerintah Mengurusi Covid-19 Bukan karena Petamburan
Ketua DPP FPI, Awit Mashuri buka suara menanggapi pernyataan dari Menko Polhukam Mahfud MD terkait kerumunan di acara Habib Rizieq.
Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Ananda Putri Octaviani
TRIBUNWOW.COM - Ketua DPP Front Pembela Islam (FPI), Awit Mashuri buka suara menanggapi pernyataan dari Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD.
Dilansir TribunWow.com, Awit Mashuri tidak terima ketika acara yang digelar oleh Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) disebut sebagai pemicu peningkatan kasus Covid-19 di Tanah Air.
Hal itu diungkapkannya dalam acara Apa Kabar Indonesia Malam 'tvOne', Senin (16/11/2020).

Baca juga: Anies Baswedan Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya terkait Kerumunan Simpatisan Habib Rizieq Shihab
Baca juga: Habib Idrus Doakan Jokowi dan Megawati Berumur Pendek, Ahmad Sahroni: Ceramahlah yang Menyejukan
Dalam kesempatan itu, Awit Mashuri mulanya mengungkapkan bahwa acara peringatakan Maulid Nabi Muhammad SAW dan pesta pernikahan putri Habib Rizieq sudah mengikuti protokol kesehatan, Sabtu (14/11/2020).
Meski diakui dalam penerapannya terdapat yang tidak mengikuti.
Alasannya karena tamu yang hadir begitu banyak dan di luar kendali.
"Sudah laskar FPI itu sudah menasehati, menegur, bahkan dari panggung itu MC selalu berbicara mengingatkan untuk mematuhi protokol," ujar Awit Mashuri.
"Jadi kita pada intinya ingin mengikuti alur protokol kesehatan yang telah diterapkan," jelasnya.
Meski begitu, Awit Mashuri tidak sependapat dengan pernyataan dari Mahfud MD yang menganggap acara Habib Rizieq menggugurkan kampanye protokol kesehatan yang sudah dilakukan oleh pemerintah selama delapan bulan terakhir.
Alasannya karena ia menyakini bahwa kerumunan massa tidak hanya terjadi di dalam acara yang diikuti Habib Rizieq, melainkan juga kemungkinan di beberapa daerah lainnya.
"Jadi kalau misalnya ada naik dalam satu minggu ini, kan kerumunan massa bukan hanya di Petamburan saja, mungkin di tempat-tempat lain yang tidak terjangkau, tidak terlihat," ungkapnya.
"Jadi jangan dilemparkan ke Petamburan, apa mentang-mentang ini FPI, mentang-mentang ini Habib Rizieq," imbuhnya.
Baca juga: Makin Panas, Nikita Mirzani Berang Disebut Ustaz Maaher dengan Sebutan Hewan: Habib Cuma Sebuah Nama
Lebih lanjut, Awit Mashuri meminta kepada Mahfud MD untuk berhati-hati.
Menurutnya, naiknya kasus Covid-19 disebabkan karena kegagalan dari pemerintah.
"Jadi Pak Mahfud MD perlu hati-hati, 'delapan bulan kerja keras pemerintah', itu kan begitu kalimatnya, bahwa dengan acara di Petamburan itu kemudian seolah-olah ini menggugurkan delapan bulan," katanya menirukan ucapan Mahfud MD.