Breaking News:

Terkini Daerah

Kasus Pembunuhan oleh Sepasang Kekasih, Santri Pergoki Pelaku Bawa Jenazah saat Motor Mogok

Kanit Pidum Polres Binjai Iptu Hotdiatur Purba mengungkapkan kronologi pembunuhan mahasiswi Yuliza (17) di Binjai Timur, Binjai, Sumatra Selatan.

Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Mohamad Yoenus
Capture YouTube Tribun Medan
Ryan Afrishak (18) pelaku pembunuhan mahasiswi Yuliza (17) di Binjai, Sumatra Utara, Senin (16/11/2020). 

TRIBUNWOW.COM - Kanit Pidum Polres Binjai Iptu Hotdiatur Purba mengungkapkan kronologi pembunuhan mahasiswi Yuliza (17) di Binjai Timur, Binjai, Sumatra Utara.

Dilansir TribunWow.com, hal itu ia sampaikan melalui kanal YouTube Tribun Medan, ditayangkan Senin (16/11/2020).

Diketahui tersangka pertama Ryan Afrishak alias RA (18), warga Jalan Danau Tondano, Lingkungan IX, Kelurahan Sumberkarya, Binjai Timur.

Kolase foto pelaku pembunuhan Ryan Afrishak dan korban Yuliza. Ryan Afrishak (18) dan Syahrul Bariah (19) ditetapkan sebagai pembunuh mahasiswi Yuliza (17). Terungkap Ryan adalah mantan pacar korban.
Kolase foto pelaku pembunuhan Ryan Afrishak dan korban Yuliza. Ryan Afrishak (18) dan Syahrul Bariah (19) ditetapkan sebagai pembunuh mahasiswi Yuliza (17). Terungkap Ryan adalah mantan pacar korban. (Facebook / Tribun-Medan.com)

Baca juga: Seusai Antar Anak ke RS, Pria di Sumsel Tikam 3 Kerabatnya di Mobil hingga 1 Orang Tewas

Tersangka kedua adalah kekasih Ryan, Syahrul Bariah alias SB (19), warga Desa Pulau Kampai, Pangkalan Susu, Langkat.

Hubungan Ryan dengan Yuliza adalah mantan pacar.

Iptu Hotdiatur mengungkapkan kronologi penemuan mayat yang hendak dibuang oleh kedua tersangka.

"Pelaku ditangkap atas ada informasi dari masyarakat, yaitu ada santri. Tersangka ini dan temannya SB ingin membuang mayat dari korban menggunakan sepeda motor," papar Iptu Hotdiatur Purba.

Diketahui jenazah Yuliza pertama kali ditemukan di Dusun Batu Burbar, Desa Pekan Sawah, Sei Bingai, Langkat, Sabtu (14/11/2020).

"Di tengah jalan sepeda motornya mogok. Pada saat itu lewat santri pakai becak," ungkap Hotdiatur.

Warga yang melintas itu merasa curiga melihat ada yang aneh pada rombongan tersebut.

"Distoplah kendaraannya oleh tersangka RA. Kemudian santri tersebut curiga, kenapa wajah dari korban itu ditutup," jelasnya.

Baca juga: Kekasihnya Tak Bertanggungjawab, Ibu Muda Cekik hingga Tewas dan Buang Anak Hasil Hubungan Gelapnya

"Setelah dibuka, dilihatnya sudah enggak ada nyawa dan dibawanya ke puskesmas," lanjut Hotdiatur.

Setelah itu santri tersebut menghubungi petugas hingga terungkap kejadian pembunuhan tersebut.

Sebelumnya Hotdiatur mengungkapkan kronologi pertemuan korban dengan kedua tersangka.

"Kronologinya pada hari Kamis (12/11/2020), mereka merencanakan. RA dan SB ingin merampas barang berupa handphone milik korban," terangnya.

Halaman 1/3
Tags:
JenazahSantriPembunuhanBinjaiSumatera Utara
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved