Terkini Nasional
Jokowi Mania Rilis Usul 9 Menteri agar Direshuffle, Refly Harun: Patut Dipertimbangkan Presiden
Pakar hukum tata negara Refly Harun menanggapi munculnya usul terhadap nama-nama menteri yang layak dirombak (reshuffle).
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Atri Wahyu Mukti
TRIBUNWOW.COM - Pakar hukum tata negara Refly Harun menanggapi munculnya usul terhadap nama-nama menteri yang layak dirombak (reshuffle).
Dilansir TribunWow.com, hal itu ia sampaikan dalam tayangan kanal YouTube Refly Harun, Senin (16/11/2020).
Diketahui sebelumnya sempat beredar wacana reshuffle yang disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sendiri dalam rapat kabinet.

Baca juga: Ditanya Najwa Shihab, Maruf Amin Akui Tak Dilibatkan Jokowi Bahas Reshuffle: Saya Belum Tahu
Refly mengaku sempat memprediksi reshuffle akan terjadi dalam kurun waktu satu tahun pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin, tetapi sampai saat ini terbukti wacana itu belum terjadi.
Ia kembali mengungkapkan prediksi reshuffle pasti akan dilakukan setidaknya sebelum pilkada serentak berlangsung, yakni pada 9 Desember 2020.
Hal itu ia sampaikan setelah Ketua Relawan Jokowi Mania, Immanuel Ebenezer, memberikan usul 9 nama menteri yang layak di-reshuffle.
"Nama-nama ini patut direnungkan, dipertimbangkan, digarisbawahi oleh Presiden Jokowi," komentar Refly Harun.
Menurut Refly, langkah reshuffle patut dipertimbangkan kepala negara demi pemerintahan berikutnya yang lebih baik.
"Sesungguhnya kita menginginkan pada akhir pemerintahan Presiden Jokowi negara ini meninggalkan legacy (warisan) yang baik," jelasnya.
Refly menyinggung saat ini cukup banyak masalah yang tengah dihadapi pemerintah dan bagaimana hal itu berdampak pada rakyat.
"Bukan meninggalkan utang yang bejibun, utang yang besar, masalah yang menumpuk, korupsi yang kira-kira makin menggila, KPK yang makin melemah, keterbelahan masyarakat makin sempurna yang secara umum hanya mewariskan warisan yang buruk," kata Refly.
Baca juga: Nadiem Makarim Direshuffle? Refly Harun Akui Kontroversial: Jangan-jangan Tak Pernah Baca Pasal
Masalah utama yang ia soroti adalah tentang konflik di masyarakat akibat perbedaan pandangan politik.
"Hari ini tetap kita rasakan sebenarnya, keterbelahan masyarakat antara cebong dan kampret, misalnya antara pendukung rezim dengan mereka-mereka yang kritis terhadap rezim," ungkit dia.
"Pertaruhan itu terjadi setiap hari di media sosial, melibatkan para intelektual," terang Refly.
Diketahui Immanuel Ebenezer merilis nama-nama yang menurut relawan Jokowi Mania layak dirombak.