Terkini Nasional
Marwan Batubara Tidak Tutup Kemungkinan Habib Rizieq Gabung KAMI: Kita Bukan Bicara soal Anarkis
Sejumlah tokoh mendatangi rumah Pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab, termasuk deklarator KAMI.
Penulis: Mariah Gipty
Editor: Ananda Putri Octaviani
TRIBUNWOW.COM - Sejumlah tokoh mendatangi rumah Pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab yang baru saja pulang ke Indonesia pada Selasa (10/11/2020).
Satu di antara tokoh yang datang adalah Deklarator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Marwan Batubara.
Dikutip TribunWow.com dari kanal YouTube Kompas TV pada Jumat (13/11/2020), dalam kesempatan itu, Marwan menyebut Habib Rizieq tidak menutup kemungkinan bisa bergabung dengan KAMI.

Baca juga: Siap Rekonsiliasi, Habib Rizieq Minta Pemerintah Bebaskan Ulama dan Habaib, Termasuk 3 Tokoh KAMI
Meski demikian, belum ada perbincangan terkait wacana tersebut.
"Tidak menutup kemungkinan, tapi saya kira kita belum bicara sampai ke sana," ujar Marwan.
Marwan menegaskan, Rizieq sendiri berkeinginan untuk mendukung pihak-pihak yang memiliki aspirasi sama dengannya.
Baik itu mendukung suatu partai atau mendukung suatu kelompok.
"Tapi kan intinya Habib itu mendorong partai manapun yang mempunyai aspirasi dengan Habib."
"Atau dari mayoritas orang yang merasa perlu diperbaiki di pemerintah jadi ya otomatis bergabung," lanjut Marwan.
Namun masalah yang diperbincangkan bukan sesuatu yang bersifat anarki.
Rizieq dan pihaknya ingin turut memperbaiki keadaan Indonesia saat ini.
"Jadi kita juga bukan bicara soal yang sifatnya anarkis, jadi kita membicarakan soal perbaikan pemerintahan secara umum ke depan itu harusnya menjadi perhatian," jelasnya.
Baca juga: Bahas Habib Rizieq, Moeldoko: Negara Melindungi Semua, Bukan Hanya Mikirin Orang yang Suaranya Keras
Selain Marwan, sebelumnya Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan diketahui lebih dulu bertemu Rizieq pada Rabu (13/11/2020).
Pihak PKS melalui Sekretaris Fraksi PKS DPRD DKI, Achmad Yani menganggap pertemuan Anies dan Rizieq lumrah terjadi.
Anies hanya ingin mengunjungi warganya yang baru saja pulang ke Indonesia.