Breaking News:

Terkini Nasional

Pengakuan Henry Yosodiningrat Polisikan Habib Rizieq, Bermula saat Pimpinan FPI Dinilai Meresahkan

Henry Yosodiningrat melaporkan Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab terkait kasus yang terjadi pada 2017.

Penulis: Mariah Gipty
Editor: Ananda Putri Octaviani
Channel YouTube Kompas TV / Front TV
Politikus PDIP bernama Henry Yosodiningat (kiri) lantas melaporkan Rizieq Shihab (kanan) pada Rabu (11/11/2020). 

Jawaban Rizieq Kembali Dipolisikan

Menanggapi laporan tersebut, Rizieq Shihab lantas angkat bicara.

Mulanya, ia menjelaskan soal kemauannya berekonsiliasi dengan pemerintah asal ada pintu dialog yang dilakukan.

Namun menurut Rizieq, kriminalisasi masih dilakukan pada dirinya.

"Nah kalau dialog ini sudah dibuka baru bisa mewujudkan rekonsiliasi."

"Dari mana rekonsiliasi kalau tanpa dialog? Dan bagaimana kita mau dialog kalau kriminalisasi ulama masih berjalan," kata dia.

Pendakwah yang baru saja pulang dari Arab Saudi ini lantas menyindir soal sejumlah kasus yang menjerat dirinya pada 2017 kembali diungkit.

Diketahui, kasus-kasus yang menjeratnya pada 2017 sempat dihentikan lantaran Rizieq pergi ke Arab Saudi hingga tiga tahun lamanya. 

Ia membantah bahwa kasus-kasus yang dituduhkan pada dirinya itu benar-benar ada.

"Ini saya belum apa-apa, belum pulang saja, nanti Habib Rizieq kita akan buka lagi kasusnya, ini apa-apaan?"

"Sudahlah jangan buka kasus yang tidak ada, itu kasus-kasus yang dilaporka masyarakat, penistaan agama, penistaan ulama, itu kenapa tidak kau periksa dulu," bebernya.

Baca juga: Sebut Kasusnya Diancam Dibuka Lagi, Habib Rizieq Tuntut Para Tokoh Ini Diproses: Gimana Mau Dialog

Lalu, ia menyinggung sejumlah tokoh yang menurutnya juga harus diperiksa oleh pihak berwajib.

Ia meminta keadilan ditegakkan agar tak ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.

"Itu kenapa Denny Siregar dibiarkan? Kenapa Ade Armando dibiarkan? Kenapa Abu Janda dibiarkan?"

"Tegakkan keadilan, siapa saja yang salah proses, ini enggak boleh dibiarkan, keadilan semacam ini," seru Rizieq.

Rizieq lantas memperingatkan pemerintah.

Ia mengingatkan pemerintah sebelum ada hal-hal yang buruk terjadi.

"Ini bisa menjadi bom waktu yang setiap saat meledak kalau Anda tidak mau ada revolusi berdarah, revolusi sosial masyarakat, ya perbaiki."

"Ulama selalu memberikan kesempatan ayo sama-sama kita perbaiki," peringatnya.

Lihat menit 13.30:

(TribunWow.com/Mariah Gipty)

Tags:
Kasus HukumHabib RizieqRizieq ShihabHenry YosodiningratFront Pembela Islam (FPI)
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved