Terikini Nasional
Survei Menteri Jokowi: Prabowo Jadi yang Terbaik, Disusul Nadiem Makarim dan Sri Mulyani
Lembaga survei Indo Barometer melakukan survei terhadap kinerja para menteri Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Atri Wahyu Mukti
TRIBUNWOW.COM - Lembaga survei Indo Barometer melakukan survei terhadap kinerja para menteri Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Hasilnya, Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto terpilih menjadi menteri terbaik.
Dilansir TribunWow.com, survei dilakukan berdasarkan kinerja para menteri dalam setahun terakhir.

Baca juga: Survei Tunjukkan 50,6 Persen Publik Puas atas Kinerja Jokowi Tangani Covis-19, Ini Alasannya
Baca juga: Jokowi akan Beri Bintang Mahaputra kepada Gatot Nurmantyo, Mahfud MD: Pasti Ada yang Persoalkan
Dikutip dari Kompas.com, Jumat (6/11/2020), Prabowo Subianto mendapatkan nilai sebesar 29,3 persen.
Ketua Umum Partai Gerindra itu mengalahkan nama-nama menteri lainnya yang juga kerap tampil.
Setelah Prabowo Subianto, di posisi kedua ada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim.
Nadiem Makarim mendapatkan nilai 16,3 persen.
Dilanjutkan Menteri Keuangan Sri Mulyani di posisi ketiga.
Sri Mulyani memperoleh nilai 15,2 persen.
Melengkapi posisi lima besar dalam survei menteri terbaik ada Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir dan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.
Erick Thohir mendapatkan 12, 2 persen, sedangkan Mahfud MD 8,8 persen.
"Lima menteri yang dinilai publik mempunyai kinerjanya bagus adalah Prabowo Subianto (29,3 persen). Kemudian Nadiem Makarim (16,3 persen), Sri Mulyani Indrawati (15,2 persen), Erick Thohir (12,2 persen), dan Mahfud MD (8,8 persen)," ujar Direktur Eksekutif IB, Muhammad Qodari, dikutip dari siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (5/11/2020).
Baca juga: Andaikan Trump atau Biden Menang, Apa Dampaknya? Mantan Dubes RI Singgung Lawatan Jokowi ke AS
Sebagai informasi, survei dilakukan pada 10 hingga 17 Oktober 2020.
Terdapat 1.200 responden yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia.
Menurut Qodari terdapat lima kriteria dalam penilaiannya, mulai dari jiwa kepemimpinan, keputusan tegas dan lugas, menjaga keamanan, kebijakan berpihak rakyat, berwibawa dalam menyelesaikan masalah.