Virus Corona
Survei Tunjukkan 50,6 Persen Publik Puas atas Kinerja Jokowi Tangani Covis-19, Ini Alasannya
lima alasan utama publik puas dengan penanganan wabah virus Covid-19 oleh pemerintahan Joko Widodo-Ma’ruf Amin.
Editor: Ananda Putri Octaviani
TRIBUNWOW.COM - Lembaga Survei Indo Barometer merilis hasil survei terkait 'Kinerja 1 Tahun Jokowi-Maruf Amin dan Covid-19 di Indonesia'.
Survei yang dilakukan Indo Barometer secara nasional pada 10 – 17 Oktober 2020 ini menunjukkan bahwa sebesar 50,6 persen publik merasakan puas dengan penanganan masalah wabah Virus Corona atau Covid-19 oleh pemerintahan Joko Widodo-Ma’ruf Amin.
"Dan yang merasa tidak puas 47,5 persen. Tidak tahu/jawab 1,9 persen," kata Direktur Eksekutif Indo Barometer M. Qodari dalam rilis yang diterima Tribunnews, Rabu (4/11/2020).
Baca juga: Ingatkan soal Gelombang Kedua Penyebaran Covid-19, Bamsoet: Pemerintah Siapkan Langkah Strategis
Baca juga: Rencana Vaksin Covid-19 Mundur, Pemerintah Masih Masih Tunggu EUA dari BPOM

Ada pun, lima alasan utama publik puas dengan penanganan wabah virus Covid-19 oleh pemerintahan Joko Widodo-Ma’ruf Amin.
Yakni, penanganan cepat tanggap (21,3 persen), ada sosialisasi imbauan pencegahan 3M (16,5 persen), penanganan PSBB sudah cukup baik (14,5 persen), ada beragam bantuan sosial dari pusat (12 persen), dan mulai banyak yang sembuh (9,6 persen).
Meski demikian, ada juga publik yang merasa tidak puas atas kinerja pemerintah pusat menangani pandemi Virus Corona ini.
Baca juga: Hasil Uji Klinik Vaksin Covid-19 Sinovac Bakal Diserahkan ke BPOM Januari 2021, Ini Penjelasannya
Baca juga: Sebanyak 31 Ribu Orang Lebih jadi Relawan Covid-19 Baik Tenaga Medis maupun Non-medis
"Lima alasan utama publik tidak puas dengan penanganan wabah Virus Covid-19 oleh
pemerintahan Joko Widodo –Ma’ruf Amin adalah: penanganan secara umum lambat (22,5 persen),
data penerima bantuan tidak akurat (14,6 persen), pasien terinfeksi semakin banyak (14 persen),
kebijakan Jokowi tidak konsisten (12,6 persen), dan lambat dalam mendistribusikan bantuan social
(8,8 persen)," jelas Qodari.
Sebagai informasi, Survei Indo Barometer secara nasional dilaksanakan pada 10-17 Oktober 2020.
Metode yang digunakan adalah multistage random sampling dengan 1200 responden.
Margin of error sebesar kurang lebih 2.83 persen, pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara tatap muka responden menggunakan kuesioner. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Survei Indo Barometer: 50,6 Persen Publik Puas Kerja Jokowi Tangani Pandemi Covid-19