Terkini Daerah
Pelaku Panik setelah Berhubungan Badan dan Membunuh PSK di Bekasi, Terungkap Peran Istri Pelaku
BBA nekat membunuh Pekerja Seks Komersial (PSK) berinisial SS di sebuah indekos. Istri berperan dalam kasus ini.
Penulis: Mariah Gipty
Editor: Mohamad Yoenus
TRIBUNWOW.COM - Pria berinisial BBA nekat membunuh Pekerja Seks Komersial (PSK) berinisial SS di sebuah kos di Haji Jamal, Gang Rahayu, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi Jawa Barat, pada Minggu (25/10/2020) sore.
Beberapa jam kabur, BBA berhasil ditangkap polisi.
Dikutip TribunWow.com dari Tribun Jakarta pada Kamis (5/11/2020), tertangkapnya BBA rupanya merupakan peran besar dari istrinya sendiri.

Baca juga: PSK Dibunuh Sempat Dikira karena Uang, Polisi Bingung Pelaku Tiba-tiba Marah setelah Hubungan Badan
Setelah membunuh SS, BBA yang panik langsung lari menuju rumah orangtuanya yang berada di Bekasi Timur.
Ia sempat menghubungi istrinya karena panik.
Pada istrinya, BBA mengakui semua perbuatan yang telah dilakukan.
Tak terima dengan yang dilakukan suami, ia langsung melapor polisi.
Sehingga polisi langsung menangkap BBA di rumah orang tuanya di Jalan Bekasi Jaya, Bekasi Timur pada hari yang sama pukul 21.oo WIB.
Ia menyerahkan diri tanpa perlawanan.
"Pelaku menghubungi istrinya dan tentunya istrinya melapor pada kami. Kami pun langsung menangkap pelaku tersebut," ujar
Akibat perbuatan BBA, ia ijerat dengan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman 15 tahun penjara.
Motif dan Kronologi Pembunuhan
BBA rupanya membunuh SS karena dompet korban.
Mulanya, mereka berkenalan melalui aplikasi MiChat.
Pada saat itu, BBA hanya berniat untuk melakukan hubungan badan.
Mereka janjian dengan harga Rp 450 ribu.
"Dari hasrat sendiri untuk ingin kenalan sama korban menggunakan MiChat, (janjian hanya ingin hubungan badan) betul," kata BBA di Mapolres Bekasi Kota.
Baca juga: Kronologi Pembunuhan PSK di Bekasi setelah Hubungan Intim dengan Pelaku, Polisi Temukan Kejanggalan
Pada Minggu (25/11/2020) pukul 16.00 WIB, mereka selesai berhubungan badan.
Lalu, BBA menyerahkan uang Rp 450 ribu pada korban seusai perjanjian.
Uang tersebut lantas dimasukan SS ke dalam dompet berwarna putih milik korban.
Pada saat itulah, BBA sempat melirik dompet tebal milik korban.
Maka terlintas pikiran BBA untuk mengambil uang tersebut.
Sedangkan saat ditemukan polisi, dompet itu berisi Rp 1,8 juta.
"Saya gelap mata karena melihat isi dompet korban, banyak isinya," ungkap BBA.
Ia kemudian ke kamar mandi terlebih dahulu untuk membilas badan.
Setelah mandi, barulah ia mengambil pisau lipat di dalam ransel.
BBA juga membekap korban dengan plastik ketika SS terpojok dan bersandar di tembok.
Ia membekap SS dengan plastik lantaran tak ingin orang lain dengar teriakan korban.
Baca juga: Mulut PSK Disumpal Plastik setelah Berhubungan Badan dengan Pelanggannya, Pelaku Diduga Psikopat
Di waktu yang bersamaan, BBA juga memaksa korban menunjukkan tempat menyimpan dompet.
Namun korban enggak memberitahukannya sehingga ia didorong hingga tertelungkup di lantai.
Pada posisi tersebut, Bayu langsung menikam leher dan perut sebelah kiri korban.
Meski demikian, korban belum memberitahukan letak dompetnya hingga akhirnya tewas.
Sementara itu, BBA berinsiatif untuk mencari dompet tersebut di dalam lemari pakaian.
Namun pelaku yang ternyata sudah beristri ini tak kunjung menemukannya sehingga ia menyerah.
"Sempat saya cari di lemari korban, baju-bajunya saya keluarin satu-satu, kemudian pas dicari nggak nemu saya rapikan lagi pakainya," tUtur BBA.
Baca juga: Mulut PSK Disumpal Plastik setelah Berhubungan Badan dengan Pelanggannya, Pelaku Diduga Psikopat
Kemudian, BBA melupakan tujuannya dan langsung kabur dari Tempat Kejadian Perkara (TKP).
BBA yang panik langsung lari menuju rumah orang tuanya yang berada di Bekasi Timur.
Ia sempat menghubungi istrinya karena panik. (TribunWow.com/Mariah Gipty)
Artikel ini diolah dari Tribun Jakarta dengan judul Pria yang Bunuh PSK Setelah Bersetubuh Ditangkap Dalam Waktu Singkat, Terungkap Peranan Sang Istri dan Uang Jutaan Rupiah di Dompet PSK Buat Bayu Gelap Mata, Pelaku Nekat Tusuk Perut dan Leher Korban