Breaking News:

Penanganan Covid

Penyintas Covid-19 Diajak untuk Tidak Malu dan Takut Membagikan Pengalaman ke Masyarakat

dr Bimo Mukti Wicaksono mengajak kepada para penyintas lainnya untuk tidak takut dan malu sebagai penyintas.

KOMPAS.com/ALWI
Petugas kesehatan Indramayu, Jawa Barat, saat melakukan swab masal Covid-19 di Sport Center, Indramayu. Swab ini dilakukan pada Rabu (17/7/2020). Terbaru, dr Bimo Mukti Wicaksono mengajak kepada para penyintas lainnya untuk tidak takut dan malu sebagai penyintas. 

TRIBUNWOW.COM - Dokter TNI Angkatan Laut siswa Pusdikal Kodiklatal Surabaya yang merupakan penyintas covid-19 Lettu dr Bimo Mukti Wicaksono mengajak kepada para penyintas lainnya untuk tidak takut dan malu sebagai penyintas.

Bimo yang sebelumnya berasal dari satuan Yonkes 1 Marinir Cilandak Jakarta tersebut menilai hal tersebut karena penyintas juga dapat berperan positif dalam penanganan pandemi Covid-19 di lingkungannya masing-masing.

Bimo yang terpapar Covid-19 saat bertugas di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet pada Agustus 2020 lalu itu mengungkapkan penyintas dapat membagikan informasi terkait Covid-19 kepada masyarakat tentang apa yang pernah dialaminya sehingga masyarakat menjadi lebih paham.

Baca juga: Anies Baswedan Jelaskan Alasan Jakarta Raih Penghargaan Transportasi Terbaik Dunia, Kalahkan Moscow

Hal itu diungkapkan Bimo dalam acara Bincang-Bincang Sabtu Pagi Penyintas Covid-19 yang digelar Lentera Talenta Indonesia secara virtual pada Sabtu (31/10/2020).

"Saya tidak malu sebagai seorang penyintas. Kita tidak perlu takut dan malu karena sebagai seorang penyintas kita dapat membagikan pengalaman apa yang kita rasakan kepada orang lain," kata Bimo.

Menurut Bimo, saat ini stigma lingkungan terhadap para penyintas covid-19 masih terjadi di masyarakat Indonesia.

Hal itu karena menurutnya pasien covid-19 dianggap sebagai seseorang yang dengan penyakit yang buruk atau sebagai aib.

Stigma lingkungan itu, kata Bimo, berpengaruh terhadap mental atau psikologi.

Baca juga: Kronologi 2 Anggota TNI AD Dikroyok Pengendara Moge, Ini Alasan Korban Kenakan Baju seperti Preman

Untuk itu menurut Bimo penting untuk masyarakat menciptakan kondisi dan lingkungan kondusif yang penuh kasih sayang sehingga dapat menjadi penyemangat bagi para penyintas Covid-19.

"Teman-teman saya yang berada di satu lingkungan tidak mengucilkan karena sudah paham bagaimana harus memotivasi, menyemangati, itu tak terlepas juga dari seluruh perangkat yang ada di tempat pendidikan saya. Jadi saya merasakan itu yang perlu dibagikan kepada masyarakat," kata Bimo.

Catatan Redaksi: Bersama-kita lawan virus corona. Tribunnews.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak). (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul "Dokter TNI AL : Kita Tidak Perlu Takut dan Malu Kalau Jadi Penyintas Covid-19."

Sumber: Tribunnews.com
Tags:
Covid-19SurabayaVirus CoronaJakartaPsikologi
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved