Penanganan Covid
Jam Operasional KRL Kembali Normal, KAI Terus Ingatkan Penumpang soal Protokol Kesehatan
Pada Senin (2/11/2020), masyarakat kembali beraktivitas usai libur panjang sejak 28 Oktober - 1 November 2020.
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNWOW.COM - Pada Senin (2/11/2020), masyarakat kembali beraktivitas usai libur panjang sejak 28 Oktober - 1 November 2020.
Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat pada Senin pagi ada 113 ribu orang yang menggunakan jasa KRL.
Sejumlah stasiun tercatat alami kenaikan sekira 1 persen.
Baca juga: Penerbangan Umrah Kembali Dibuka, Sebanyak 253 Jamaah Dipastikan Telah Patuhi Protokol Kesehatan
VP Corporate Communications KAI Commuter Anne Purba mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan dengan KRL agar senantiasa menaati protokol kesehatan di setiap kesempatan.
Terlebih, jam operasional dan frekuensi perjalanan kereta telah kembali normal.
"KAI Commuter berharap para pengguna dapat mengatur perjalanannya dengan lebih fleksibel dan memiliki kesadaran untuk tidak naik ke dalam kereta yang telah terisi oleh para pengguna sesuai marka yang ada," kata Anne dalam keterangan tertulisnya, Senin.
"Meskipun jam operasional KRL telah kembali normal, namun seluruh protokol kesehatan dan aturan tambahan dalam menggunakan KRL tetap berlaku," imbuh dia.
Adapun aturan yang tetap berlaku yakni bagi pengguna lanjut usia atau berumur 60 tahun ke atas, hanya bisa menggunakan KRL di luar jam sibuk yakni rentang 10.00 - 14.00 WIB.
Baca juga: Pasien Virus Corona Dianjurkan Lebih Sering Melihat Hal Lucu dan Produktif untuk Mengisi Waktu
Pengguna yang membawa barang berlebih juga diminta naik di luar waktu jam sibuk agar tak mengganggu penjagaan jarak antar orang di dalam gerbong. Sementara balita sampai saat ini masih dilarang menaiki KRL.
"Aturan ini penting untuk selalu diikuti demi kesehatan bersama," ungkap Anne.
Sebagaimana diketahui imbauan disiplin protokol kesehatan terus dikampanyekan pemerintah lewat Satgas Covid-19. Kampanye penyuluhan 3M itu meliputi memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.
Baca juga: Jenazah Pasien Positif Covid-19 Bisa Tularkan Virus Corona? Begini Penjelasan Jubir Satgas
Kampanye 3M ini terus menerus disosialisasikan supaya masyarakat tidak lupa bahwa penyebaran Covid-19 banyak datang dari pergerakan manusia.
Oleh karena itu, pelaksanaan 3M harus dijalankan secara ketat.
Catatan Redaksi: Bersama-kita lawan virus corona. Tribunnews.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu, 3M.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul KAI Imbau Pengguna Terus Disiplin Protokol Kesehatan Usai Aktivitas Lagi Pascalibur Panjang