Terkini Internasional
Pria Berlumuran Darah Kepergok Menyeberang Jembatan Tengah Malam, Ternyata Pelaku Pembunuhan
Seorang pria di Ellesmere, Inggris bernama Arkadisuz Kaczmarek (22) ditangkap atas pembunuhan terhadap seorang pria bernama Slawomir Kulesza (47).
Penulis: Laila N
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Seorang pria di Ellesmere, Inggris bernama Arkadisuz Kaczmarek (22) ditangkap atas pembunuhan terhadap seorang pria bernama Slawomir Kulesza (47).
Dilansir TribunWow.com dari Mirror, Jumat (30/10/2020), Kaczmarek kini dijatuhi hukuman seumur hidup atas perbuatannya oleh Pengadilan Blakemere di Ellesmere.
Diketahui, peristiwa pembunuhan itu terjadi pada 1 Mei 2020 lalu.
Baca juga: 4 Saudara Hidup dengan Mayat Ibu Mereka yang Membusuk Selama 1 Tahun, Dibilang Tidur saat Dicari
Kejadian itu terbongkar setelah polisi memergoki Kaczmarek hendak menyeberang jembatan pada tengah malam dengan kondisi pakaian berlumuran darah.
Rupanya, saat itu ia sedang melarikan diri dari rumahnya, setelah menghabisi nyawa korban.
Rekaman bodycam polisi memperlihatkan saat pelaku dibawa pulang, sebelum mengizinkan petugas masuk ke rumah tempat dia memberi tahu aparat bahwa teman serumahnya sedang tidur.
Seorang petugas terlihat menggeledah lantai atas properti tersebut, sebelum Kaczmarek ditangkap setelah Kulesza ditemukan dalam genangan darah di dapur.
Pembunuh itu terdengar terisak-isak saat dia ditahan.
Honorary Recorder of Chester Judge Steven Everett menggambarkan aksi pembunuhan ini dilakukan secara brutal oleh pelaku.
Warga negara Polandia itu diketahui telah hidup bersama sejak Februari.
Pada malam serangan itu, kedua pria itu pergi ke Toserba Westminster di Westminster Road pada pukul 22.45, di mana Kaczmarek membeli sebotol minuman keras.
Mereka kemudian terlihat di kamera CCTV di toko dan di CCTV di jalan menuju dan dari rumah mereka.
Setelah kembali ke rumah tempat penyerangan terjadi, bukti GPS menunjukkan Kaczmarek meninggalkan rumah pada pukul 1.05 pagi.
Dia menjatuhkan pisau dapur di sebuah gang dekat klub di Church Street tidak lama setelah itu, seusai memanjat pagar keamanan yang tinggi.
Baca juga: UPDATE Gempa Dahsyat di Turki dan Yunani, Proses Pencarian Korban Masih Berlanjut, 22 Orang Tewas
Pisau itu ditemukan dengan noda darah dan DNA yang cocok dengan Kulesza dan Kaczmarek.