Breaking News:

Terkini Internasional

Pria Berlumuran Darah Kepergok Menyeberang Jembatan Tengah Malam, Ternyata Pelaku Pembunuhan

Seorang pria di Ellesmere, Inggris bernama Arkadisuz Kaczmarek (22) ditangkap atas pembunuhan terhadap seorang pria bernama Slawomir Kulesza (47).

Penulis: Laila N
Editor: Rekarinta Vintoko
mirror.co.uk
Petugas saat menemukan mayat Slawomir Kulesza di dapur setelah menginterogasi Arkadisuz Kaczmarek yang kepergok di jalanan dengan pakaian penuh darah. 

Kaczmarek kemudian terlihat di CCTV tengah tertidur, di taman sebuah rumah di Worcester Walk pukul 1.27 pagi.

Detektif Inspektur Kate Tomlinson, yang memimpin penyelidikan atas nama Tim Investigasi Utama Cheshire Constabulary , mengatakan "Kekuatan bukti yang dikumpulkan oleh tim perwira saya sebagai bagian dari kasus ini membuat juri yakin bahwa Arkadiusz Kaczmarek bersalah atas membunuh teman serumahnya."

“Dia membunuh Slawomir dengan tingkat kekerasan yang mengerikan, menikamnya dengan pisau dapur beberapa kali, termasuk melalui sisi kepalanya ke dalam otak dan melalui jantungnya."

“Itu adalah serangan yang ganas dan berkelanjutan, Kaczmarek kemudian meninggalkan Slawomir mati atau sekarat di lantai dapur mereka saat dia pergi untuk membuang pisau itu."

“Dia membawa ponsel Slawomir bersamanya, meninggalkan korban tanpa bisa meminta bantuan."

"Rekaman CCTV menangkap Kaczmarek berjalan dengan pisau di tangannya."

“Dia membuangnya di sebuah gang di area Worcester Walk di Pelabuhan Ellesmere sebelum petugas di mobil patroli melihat Kaczmarek berjalan di Jembatan Westminster dengan darah di pakaiannya," sambungnya.

Analisis DNA kemudian membuktikan bahwa darah di pakaian Kaczmarek dan pisau dapur adalah milik Slawomir.

Jejak DNA Kaczmarek juga ditemukan di pisau itu.

Selama sidang hukumannya, Kaczmarek terus menundukkan kepalanya dan menangis saat dibawa ke sel.

DI Tomlinson menambahkan “Tindakan Kaczmarek pada malam Jumat, 1 Mei benar-benar di luar karakter."

“Ini adalah pelanggaran pertamanya dan itu dilakukan setelah dia meminum alkohol dalam jumlah yang berlebihan."

"Kaczmarek selalu mengklaim bahwa dia sangat mabuk sehingga dia tidak dapat mengingat apa yang terjadi, jadi kita mungkin tidak pernah tahu apa yang menyebabkan dia menikam teman serumahnya beberapa kali malam itu.

“Pikiran kami bersama keluarga korban dan kami berharap kasus ini mencegah orang lain menggunakan pisau dan melakukan pelanggaran serupa," imbuh DI Tomlinson.

Kepala Inspektur Catherine Pritchard dari Satuan Polisi Lokal, mengatakan rincian pembunuhan brutal Slawomir Kulesza dapat mengejutkan masyarakat setempat.

Baca juga: Wuhan Kini Jadi Tujuan Wisata Turis di saat Negara-negara Lain Masih Berjuang Hadapi Covid-19

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
Tags:
InggrisPembunuhanTewasKasus Pembunuhanjembatan
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved