Terkini Internasional
3 Orang Tewas dalam Teror Penusukan di Gereja Prancis, 1 Wanita Dipenggal Pelaku
Tiga orang tewas akibat teror penusukan pisau yang terjadi di sebuah gereja di Nice, Prancis.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Lailatun Niqmah
Estrosi mengatakan, pelaku tak hanya mengucap takbir saat serangan terjadi.
Baca juga: Penampakan Prabowo di Amerika Serikat Bersama Menhan AS Mark Esper, Tanda Tangani Kerja Sama
Ketika pelaku berhasil ditahan, yang bersangkutan masih terus mengucapkan kalimat takbir.
Pemerintah Prancis meyakini pelaku hanya bertindak sendiri dalam serangan tersebut.
Dikutip dari France24.com, Kamis (29/10/2020), sebelum teror penusukkan ini terjadi, pada awal Oktober lalu, seorang guru di Prancis baru saja menjadi korban pemenggalan.
Samuel Paty menjadi korban pemenggalan akibat menunjukkan murid-muridnya sebuah karikatur yang menggambarkan Nabi Muhammad SAW.
Setelah tewasnya Samuel Paty, pemerintah Prancis mengambil sikap tegas untuk terus melindungi masyarakatnya yang ingin menunjukkan gambar karikatur Nabi Muhammad.
Hal ini lah yang memicu protes besar-besaran terhadap Macron dari berbagai umat muslim di seluruh dunia.
Bahkan sejumlah boikot terhadap produk asal Prancis juga terjadi di berbagai negara. (TribunWow.com/Anung)