Terkini Nasional
Mahfud MD Sebut Tak Ada Perbedaan Komunikasi Jokowi: Dulu Malah Lebih Bergantung pada Partai Politik
Menko Polhukam Mahfud MD memberikan tanggapan terkait anggapan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengalami perubahan dalam hal berkomunikasi.
Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
TRIBUNWOW.COM - Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD memberikan tanggapan terkait anggapan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengalami perubahan, khususnya dalam hal berkomunikasi.
Banyak yang menilai Jokowi pada periode kedua ini berubah menjadi represif.
Hal itu menyusul sikap dari Jokowi yang seakan tidak mau lagi mendengarkan aspirasi dari rakyat terkait aksi demo menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja.

Baca juga: Di Era SBY maupun Jokowi, Rizal Ramli Ngaku Selalu Dapat Hadangan dari JK untuk Jadi Menteri Ekonomi
Baca juga: Ungkap Kutukan Periode Kedua, Feri Amsari Sebut Wajah Jokowi Sesungguhnya: Yang Lain Rekayasa Tim
Dilansir TribunWow.com dari acara Satu Meja The Forum 'KompasTV', Rabu (21/10/2020), Mahfud MD mengatakan bahwa dirinya tidak melihat adanya perbedaan dari Jokowi.
Mahfud MD hanya memastikan bahwa Jokowi memang memiliki karakter yang keukeuh dalam pendiriannya.
Sehingga apapun yang ia gagas sebisa mungkin harus bisa terwujud.
"Saya tidak melihat perbedaan komunikasi Pak Jokowi yang dulu dengan sekarang," ujar Mahfud.
"Menurut saya sama saja, Pak Jokowi ya begitu, sehingga saya tidak bisa melihat itu," jelasnya.
"Dulu ya begitu, ada usulan dia punya pendapat ya biasanya keukeuh."
Sementara itu terkait ada anggapan bahwa perubahan sikap Jokowi karena dipengaruhi oleh kondisi koalisi politik yang begitu kuat.
Namun menurut Mahfud MD, justru pada periode pertama Jokowi lebih banyak bergantung pada partai politik.
"Kalau menurut saya dulu malah lebih kuat, lebih kental, bahwa dia dulu lebih bergantung pada partai politik," kata Mahfud MD.
"Sekarang itu dalam pengalaman saya, Pak Jokowi itu ya punya pendapat, dan biasanya ini pendapat saya, tetapi selalu meminta kepada para menteri," jelasnya.
Baca juga: Tampil di ILC, Sujiwo Tejo: Saya Rakyat Gak Percaya, Pak Mahfud Bilang 1 Tambah 1 Sama Dengan 2
Sementara itu terkait dengan UU Cipta Kerja, Mahfud MD mengatakan bahwa Jokowi sudah memikirkan secara matang, termasuk melibatkan dengan banyak pihak terkait, sebelum pada akhirnya berani untuk mempertahankan.
Alasnanya karena memang memiliki manfaatkan banyak untuk masyarakat itu sendiri.