Breaking News:

Terkini Daerah

Sosok Pria Bertopeng di Sulsel yang Perkosa Gadis di Dekat Sumur, Berawal Gagal Niat Nikahi Korban

Kasat Reskrim Polres Soppeng AKP Amri mengungkapkan fakta pemerkosaan yang dilakukan pria berinisial AA (47) di Sulawesi Selatan.

Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Ilustrasi pemerkosaan terhadap wanita 

TRIBUNWOW.COM - Kasat Reskrim Polres Soppeng AKP Amri mengungkapkan fakta pemerkosaan yang dilakukan pria berinisial AA (47), warga Desa Labae, Kecamatan Citta, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan.

Dilansir TribunWow.com, hal itu ia sampaikan dalam tayangan Apa Kabar Indonesia Pagi di TvOne, Jumat (23/10/2020).

Diketahui AA ditetapkan sebagai pelaku pemerkosaan LL, seorang gadis berstatus mahasiswa yang merupakan warga desa yang sama dengan pelaku.

Kasat Reskrim Polres Soppeng AKP Amri menerangkan kasus pemerkosaan oleh pria berinisial AA di Sulawesi Selatan, Jumat (23/10/2020).
Kasat Reskrim Polres Soppeng AKP Amri menerangkan kasus pemerkosaan oleh pria berinisial AA di Sulawesi Selatan, Jumat (23/10/2020). (Capture YouTube Apa Kabar Indonesia TvOne)

Baca juga: Tak Hanya Memperkosa Anak Tiri selama 10 Tahun, Pria di Musi Banyuasin Ini Juga Lakukan Penganiayaan

Menurut Amri, pemerkosaan itu sendiri terjadi pada Rabu (14/10/2020) lalu.

Ia lalu menerangkan sosok pelaku yang diketahui mengenakan baju kaus sebagai topeng saat aksinya tersebut.

"Pelaku AA (47) ini pekerjaannya petani," ungkap Amri.

Berdasarkan keterangan pelaku, awalnya AA berniat mendekati LL untuk dijadikan calon istrinya.

Namun niat itu tidak dapat diwujudkan, sehingga muncul niat untuk memperkosa saat AA melihat LL.

"Dari awal sudah ada niat baik sebenarnya untuk mendekati LL, tetapi niat itu tidak terwujud," kata Amri.

Amri mengungkapkan fakta tersangka berstatus duda.

"Sebelumnya juga AA ini sudah pernah menikah, namun gagal dalam rumah tangganya," lanjutnya.

"Kemudian ingin melanjutkan rumah tangga dengan LL, tetapi tidak terwujud," jelas Amri.

Amri menyebutkan polisi berhasil mengetahui peristiwa itu beberapa jam setelah kejadian.

Namun saat hendak ditangkap, AA berupaya melarikan diri dengan masuk ke hutan.

Baca juga: Pelajar SMP Diperkosa 10 Orang Temannya di Lima Lokasi Berbeda, Sempat Hilang 3 Hari sebelum Pulang

Diketahui AA yang merupakan warga setempat sangat mengenal hutan tersebut sehingga dapat menghindar dengan mudah.

"Pada hari terjadinya 14 Oktober 2020 itu sekitar pukul 08.00 WITA, setelahnya dua-tiga jam kita sudah mengungkap pelakunya," jelas Amri.

"Namun kami lakukan penangkapan, yang bersangkutan memang agak lihai, tersangka AA ini keluar masuk hutan karena memang desa ini masih ada hutannya," tuturnya.

"Kebetulan sebagai petani dia bekerja di sekitar hutan itu, sehingga yang bersangkutan sangat menguasai wilayah," kata Amri.

Akibatnya AA baru dapat tiga hari kemudian pada Minggu (18/10/2020).

Dalam kesempatan yang sama, Amri menyebutkan AA juga sempat mengancam korban dengan sebilah badik yang dibawanya.

Halaman
123
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved