Virus Corona
7 dari 11 Orang yang Terpapar Covid-19 dari Klaster Demo di Semarang Dinyatakan Sembuh
Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Abdul Hakam menyebut tujuh orang yang terpapar Covid-19 dari klaster demo di Semarang dinyatakan sembuh.
Editor: Mohamad Yoenus
TRIBUNWOW.COM - Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Abdul Hakam menyebut tujuh orang yang terpapar Covid-19 dari klaster demo di Semarang dinyatakan sembuh.
“Sudah ada 7 orang yang dinyatakan negatif (sembuh). Mudah-mudahan tidak bertambah lagi,” ujar Hakam kepada wartawan, Selasa (20/10/2020).
Tujuh peserta aksi demo Omnibus Law itu dinyatakan sembuh setelah dua kali menjalani swab test hingga menunjukkan hasil negatif.
Baca juga: Minta Masyarakat Tak Beri Stigma Negatif pada Pasien, Satgas Covid-19: Ada saja Satu Dua Kalimat
“Tadi pagi yang tujuh orang itu langsung kita izinkan pulang. Sementara yang empat lagi masih menjalani karantina,” ucapnya.
Sebelumnya diberitakan, klaster penularan Covid-19 muncul dari demonstrasi menolak omnibus law Undang-undang Cipta Kerja di Semarang, Jawa Tengah.
Mereka yang terjangkit hampir semuanya merupakan peserta aksi menolak Undang-Undang Cipta Kerja di depan kantor gubernur dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Tengah.
"Ada 10 demonstran yang positif Covid-19. Setelah ditelusuri ada satu orang lainnya yang terpapar. Jadi klaster demo berjumlah 11 orang," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Moch Abdul Hakam kepada wartawan, Jumat (16/10/2020).
Abdul Hakam menyebut demonstran yang positif itu merupakan buruh dari dua perusahaan di Semarang.
"Awalnya dari pihak perusahaannya aktif mengadakan rapid test kepada para buruh yang ikut demo itu. Mereka diketahui reaktif lalu dilakukan swab ketahuan positif," jelasnya.
Para demonstran kini menjalani karantina di Rumah Dinas Wali Kota Semarang.
Seluruh orang yang tertular Covid-19 dari klaster demo tidak menunjukkan gejala.
Dia mengimbau bagi para demonstran dari kalangan buruh, mahasiwa atau masyarakat lainnya untuk segera memeriksakan diri apabila mengalami gejala.
"Bagi teman buruh, mahasiswa atau siapa pun yang merasa saking atau tidak enak setelah ikut unjuk rasa kemarin tolong periksakan diri," pungkasnya.
Baca juga: Jumlah Infeksi Covid-19 India Terus Naik, Ada Kekhawatiran Melonjak saat Musim Festival November
Tanggapan Ganjar Pranowo
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengingatkan kepada masyarakat agar menahan diri untuk tidak melakukan kegiatan yang berpotensi kerumunan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/ilustrasi-virus-corona-or-covid-19.jpg)