Terkini Daerah
Bunuh Tetangga yang Sering Goda Istrinya, Pengakuan Pelaku Pembacokan: Saya Puas
Pelaku pembacokan pada pria bernama Ahmad Suhandi (51), yakni M berhasil ditangkap polisi pada Sabtu (17/10/2020).
Penulis: Mariah Gipty
Editor: Claudia Noventa
Warga sekitar kejadian menyebutkan bahwa saat peristiwa terjadi, kampung sedang sepi.
Warga berinisial MH menyebut anak korban yang masih di bawah umur menjadi saksi pembunuhan itu.
"Tadi posisi sepi kampung. Tidak ada orang. Tapi kata anaknya, yang lihat langsung, itu posisi korban sedang nyetater motor. Langsung dibacok dari belakang," kata MH, Jumat (16/10/2020).
Pada bacokan pertama, korban sempat mencoba lari.
Saat itu, bacokan baru mengenai tangannya saja.
Pada bacokan kedua dan ketiga, celurit pelaku menganai wajah dan dada sebelah kanan korban hingga robek parah.
Setelah itu korban terkapar dan langsung meninggal dunia di lokasi kejadian.
Baca juga: Diduga Cemburu, Pria Bunuh Tetangga karena Takut Istri Direbut, Disebut Sering Cekcok dengan Korban
MH menuturkan, selama ini antara tersangka dan korban sering terjadi perselisihan.
Dari isu yang beredar, perselisihan itu karena adanya cinta segitiga.
Pelaku khawatir istrinya direbut oleh korban.
"Memang dari dulu sering cek cok dan berkelahi. Tapi dipisah warga. Sudah lama gitu terus," ungkapnya.
Setelah membacok korbannya, MN langsung kabur
Saat ini polisi tengah memburu keberadaan pelaku.
"Benar. Saat ini sedang dalam pengejaran karena pelaku usai melakukan pembacokan kabur dari rumahnya," kata Kapolsek Semampir, Kompol Agus Aryanto.
Sementara itu, jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya untuk diautopsi. (TribunWow.com/Mariah Gipty)
Sebagian Artikel ini diolah dari Surya.co.id dengan judul Aksi Pembacokan Celurit di Wonosari Wetan Surabaya Disaksikan Anak Korban yang Masih di Bawah Umur, Diduga Cemburu Buta, Pria di Surabaya Meninggal Dibacok Celurit dari Belakang, Pelaku Masih Buron dan Takut Istri Direbut, Pria Surabaya Bacok Tetangga Sampai Tewas Depan Anak Korban, Ini Kronologinya