Terkini Daerah
Pasutri Guru SD dan Sopir di Ambon Aniaya Anak Angkat hingga Tewas, Kesal sang Bocah Tak Bisa Diatur
Pasangan suami istri Edy Manusu dan Maria Kabir alias Merry ditangkap atas dugaan penganiayaan terhadap anak angkat SFO alias JU (8).
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Mohamad Yoenus
"Jadi diantar 16.00 WIT, pukul 17.30 korban meninggal dunia," lanjutnya.
Leo menjelaskan sejauh ini tidak ada dugaan tersangka selain Edy Manusu dan Merry.
"Sampai saat ini, berdasarkan keterangan saksi, kita masih mengarah kepada kedua tersangka ini dan kita masih melihat perkembangan selanjutnya," tandas Leo.
Dikutip dari Kompas.com, Leo mengungkapkan sejumlah luka yang diderita korban adalah memar di bagian punggung, pendarahan di dada sebelah kanan, pendarahan di mata kanan, dan memar di dagu.
Setelah itu ada pendarahan di telinga kiri dan kanan, pendarahan di hidung, memar di betis kanan, luka robek di bibir atas dan bawah, pendarahan di usus kecil, lalu memar di paha kiri korban.
“Sudah dilakukan otopsi dan kami nanti menunggu hasil resmi otopsi untuk sementara hasil otopsi yang di dapat memang ada luka-luka baik luka luar maupun luka dalam pada tubuh korban," kata Leo, Rabu (14/10/2020).
“Saya kira itu yang didapat, nanti itu akan disimpulkan oleh dokter apakah ini yang menyebabkan korban meninggal atau bagaimana,” lanjutnya.
Curiga kematian anak mereka tidak wajar, kedua orang tua kandung membuat laporan ke polisi.
“Karena curiga orangtua kandung korban ini melapor ke polisi apalagi saat mereka memandikan jasad korban, mereka melihat tubuh korban kebiruan,” ungkap Leo.
Lihat videonya mulai menit 3.00:
(TribunWow.com/Brigitta)
Sebagian artikel ini diolah dari Kompas.com dengan judul Bocah 7 Tahun Tewas Diduga Dianiaya Orangua Angkat, Hasil Otopsi Ada Tindak Kekerasan.