Pilkada Serentak 2020
Pernah Bilang Baru Mau Terjun ke Politik di Tahun 2038, Gibran: Saya Sudah Merasa Siap Sekarang
Gibran Rakabuming Raka menjelaskan alasan mengapa dirinya tiba-tiba bisa terjun ke dunia politik dan mencalonkan menjadi Wali Kota Solo.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Claudia Noventa
Najwa lalu kembali mencecar Gibran soal pernyataan baru akan terjun ke dunia politik 20 tahun kemudian.
"Timeframe-nya (jangka waktu -red) berubah, waktu itu bilangnya masih nanti 20 tahun, sekarang tiba-tiba sudah, apa yang menyebabkan timeframe-nya begitu cepat berubah?" tanya Najwa.
Gibran kembali menekankan bahwa niatnya masih sama, yakni ingin bermanfaat bagi orang banyak.
Namun di tahun 2020 ini, dirinya merasa sudah siap untuk melangkahkan kaki masuk ke dunia politik.
"Yang jelas niat saya masih sama, bermanfaat untuk orang banyak," terang Gibran.
"Mungkin karena saya sudah merasa siap sekarang, itu saja," pungkasnya.
• Soal Harta Gibran Cuma Rp21 M, Refly Harun Ungkit Masih Ada Saham: Tidak Tahu Dilaporkan Tidak
Simak video selengkapnya mulai menit ke-2.51:
Jawaban Gibran soal Dinasti Politik
Calon Wali Kota Solo 2020 Gibran Rakabuming Raka membantah dirinya maju di Pilkada Solo 2020 lewat dinasti politik.
Gibran menuturkan semua orang dibebaskan untuk memilihnya atau tidak.
Ia justru merasa heran mengapa keputusan dirinya ikut di Pilkada Solo 2020 dikaitkan dengan dinasti politik.
Pernyataan itu disampaikan Gibran lewat sebuah Webinar yang diselenggarakan oleh PDIP bertajuk 'Anak Muda Berpolitik Siapa Takut?', pada Jumat (24/7/2020).
Gibran bercerita jauh sebelum dirinya menerima rekomendasi dari PDIP, ia sudah lebih dulu terjun ke masyarakat sembari menjelaskan apa itu dinasti politik.
"Saya hanya ingin menyampaikan saja masalah dinasti politik," kata Gibran.
"Jadi banyak yang menanyakan masalah dinasti politik."

"Sebenarnya dalam satu tahun terakhir ini kalau di Solo ya, di kota saya itu setiap kali bertemu dengan warga itu selalu saya jelaskan apa itu dinasti politik," sambungnya.