Terkini Nasional
Andaikan Gatot Nurmantyo Maju Pilpres 2024, Qodari Sebut Salah Jalur: Paling Potensial Prabowo
Direktur Eksekutif Indobarometer M Qodari mengomentari langkah mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo.
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Claudia Noventa
"Jadi jangan sampai, mohon maaf, kucing dikira macan atau justru membesar-besarkan KAMI," pesan Qodari.
Qodari lalu memberi contoh tokoh yang lebih berpotensial maju dalam Pilpres 2024.
"Sebetulnya jalur menuju presiden itu ada dua. Pertama menteri, kedua kepala daerah," terangnya.
"Jadi pada hari ini yang paling potensial menjadi calon presiden adalah orang seperti Prabowo yang punya partai dan menteri, misalnya," tambah Qodari.
Lihat videonya mulai menit 4:20
Gatot Nurmantyo Jawab Tuduhan KAMI Kejar Pilpres 2024
Pakar hukum tata negara Refly Harun kembali menyoroti Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang digagas mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo.
Dilansir TribunWow.com, hal itu terungkap dalam kanal YouTube Refly Harun, diunggah Kamis (27/8/2020).
Diketahui Gatot menjadi satu dari tiga presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI).
• Ditawari Posisi, Gatot Nurmantyo Ungkap Pernah Dihubungi Menteri, Refly Harun: Pratikno Sudah Pasti
Refly Harun, yang juga tergabung dalam KAMI, menyinggung ada tudingan koalisi tersebut menjadi awal gerakan menuju Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
"Saya 'kan mewakili publik. Konon katanya dengan KAMI ini, dengan segala sepak terjangnya, Mas Gatot sedang mempersiapkan racing di 2024," ungkit Refly Harun.
"Bagaimana? Jawab yang jujur, harus yang jujur," tambahnya.
Gatot mengakui sempat ada beberapa rekannya yang menawarkan strategi untuk maju dalam pemilihan mendatang.