Virus Corona
Diminta Evaluasi Covid-19 sampai soal Tugas Khusus, Luhut: Najwa Selalu Mencari yang Salah Saja
Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menjawab soal penugasan khusus dirinya dalam menangani Covid-19.
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Ananda Putri Octaviani
Selain itu, ia memberi contoh tanggapan warga terkait pilkada yang diusulkan ditunda.
Menurut Hendri, kebanyakan masyarakat akan lebih memilih tidak mengikuti proses pemilihan umum.
• Desak Pilkada Serentak Diundur, Refly Harun Beri Peringatan: Hak Hidup yang Tidak Bisa Dikurangi
"Enggak usah jauh-jauh. Dia (Ilham Saputra) tanya kesiapan panitia TPS, misalnya. Enggak usah jauh-jauh, sahabat saya di Tangerang Selatan bilang dia enggak mau lagi jadi petugas TPS," ungkap dia.
Ia menyebutkan kenalannya ini adalah orang yang selalu menjadi petugas TPS pada setiap pemilu.
"Mestinya KPU lihat juga hal-hal teknis seperti itu," komentar Hendri.
Ia mempertanyakan alasan KPU tidak bersikap menolak pilkada jadi dilaksanakan pada Desember mendatang.
Hendri lalu memberi jalan tengah dengan solusi pilkada dilakukan pada sebagian wilayah, sedangkan sebagian lainnya ditunda.
"Kalau saya ada yang tengah-tengah, lanjut sebagian," tutur Hendri.
Meskipun begitu, ia menilai sebagian besar masyarakat akan memilih pilkada ditunda.
Hal itu dibuktikan melalui survei yang dilakukan oleh Hendri.
"Tapi kalau kita bicara lanjut sebagian dan ditunda, kita bicara dari yang ditunda dulu. Kenapa harus ditunda, misalnya," ungkit dia.
"Survei lembaga Kedai Kopi, lembaga survei saya, baru saja me-launching, mengatakan bahwa sebetulnya 75 persen responden memilih kesehatan, 25 persennya ekonomi," papar pengamat politik ini. (TribunWow.com/Brigitta Winasis)