Breaking News:

Terkini Daerah

Kapolresta Jawab Tudingan Miring Tabrak Lari di Manahan Solo, Pemberian Tali Kasih hingga Bekingan

Kapolresta Surakarta Kombes Pol Andy Rifai memberikan tanggapan terkait tudingan miring terkait kasus tabrak lari di Manahan Solo.

Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Claudia Noventa
Youtube/Najwa Shihab
Kapolresta Surakarta Kombes Pol Andy Rifai memberikan tanggapan terkait tudingan miring terkait kasus tabrak lari di Manahan Solo, dalam acara Mata Najwa, Rabu (29/7/2020). 

"Ada satu lagi spekulasi bahwa ada dugaan-dugaan wah jangan-jangan pelakunya orang kuat atau ada bekingannya di aparat dan sebagainya," tanya Najwa Shihab.

"Justru itu mbak, di kesempatan yang baik ini kita akan menjelaskan kepada masyarakat bahwa dalam proses ini kita laksanakan secara profesional tidak hanya dari kita saja," kata Andy Rifai.

"Kita juga menggandeng ahli-ahli IT, kemudian juga bukti-bukti yang ada di kita juga sudah kita sampaikan ke labfor," jelasnya.

"Kita juga sudah berapa kali adakan diskusi dengan akademisi, kemudian juga analis-analis untuk membantu kita," tutupnya.

Jawaban Kapolresta Solo soal CCTV Rekam Pelaku Tabrak Lari di Overpass Manahan: Kita Zoom Pecah

Simak videonya mulai menit ke-2.46:

Kapolresta Ungkap Kendala dalam Lakukan Penyelidikan

Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Andy Rifai, mengungkapkan update terakhir kasus tabrak lari yang terjadi di overpass Manahan, Solo.

Seperti yang diketahui, kasus tabrak lari di Overpass Manahan, Solo yang terjadi setahun lalu masih menyisakan tanya hingga saat ini.

Dilansir TribunWow.com dalam acara Mata Najwa, Rabu (29/7/2020), Andy Rifai mengatakan bahwa kasus tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian Kota Solo.

Viral video kecelakaan di Overpass Manahan Solo Juli 2019.
Viral video kecelakaan di Overpass Manahan Solo Juli 2019. (ISTIMEWA via TribunSolo.com)

 

"Update terakhir dalam kasus tabrak lari masih dalam tahap penyelidikan," ujar Andy Rifai.

Andy Rifai mengakui sulit untuk mengungkapkan pelaku tabrak lari di Manahan Solo, meskipun sudah ada bukti rekaman CCTV yang memperlihatkan waktu kejadian.

Dirinya mengatakan terdapat kendala dalam proses penyelidikan, yakni pada barang bukti rekaman CCTV itu sendiri.

Dikatakannya bahwa rekaman yang paling jelas adalah milik Dinas Perhubungan Kota Solo.

Namun menurutnya itu pun terdapat kendala, yakni hasil rekaman CCTV tidak bisa jernih ketika diperbesar.

Oleh karenanya, hal itu membuat pihak kepolisian kesulitan dalam mengidentifikasi pelaku, karena dengan harapan bisa terlihat dengan jelas pelat nomor mobil berwarna silver tersebut.

 Kapolresta Solo Luruskan soal Pernyataan Kantongi Identitas Pelaku Tabrak Lari Flyover Manahan

Halaman
123
Tags:
Tabrak lariFlyover Manahan SoloPolisiJawa Tengah
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved