Terkini Daerah
Kapolresta Jawab Tudingan Miring Tabrak Lari di Manahan Solo, Pemberian Tali Kasih hingga Bekingan
Kapolresta Surakarta Kombes Pol Andy Rifai memberikan tanggapan terkait tudingan miring terkait kasus tabrak lari di Manahan Solo.
Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNWOW.COM - Kapolresta Surakarta Kombes Pol Andy Rifai memberikan tanggapan terkait tudingan miring terkait kasus tabrak lari di Manahan Solo.
Dilansir TribunWow.com, tudingan tersebut mulai dari motif lain dari pemberian tali kasih oleh kepolisian hingga adanya bekingan orang kuat.
Tudingan itu muncul lantaran belum juga terungkap pelaku tabrak lari di Manahan Solo yang sudah terjadi satu tahun yang lalu, yakni pada 1 Juli 2019.

• Update Kasus Tabrak Lari di Manahan Solo, Kapolresta Ungkap Kendala dalam Lakukan Penyelidikan
Dikutip dalam acara Mata Najwa, Rabu (29/7/2020), Andy Rifai mengakui memang memberikan tali kasih kepada keluarga korban.
Namun dirinya membantah jika ada motif lain dari pemberian tali kasih tersebut.
Banyak yang menduga sikap dari pihak kepolisian itu sebagai simbol kata damai atau untuk meluluhkan hati keluarga korban.
Dirinya menegaskan bahwa pemberian tali kasih itu diberikan tidak lain sebagai bentuk rasa empati kepada keluarga yang sudah ditinggalkan.
"Iya tidak, kita membantu kepada korban itu salah satu bentuk empati kita kepada keluarga korban, di mana keluarga korban ditinggalkan orang yang disayang, kemudian dalam proses penyelidikan juga keluarga korban kita panggil untuk kita mintai keterangan," ujar Andy Rifay.
"Itu sebagai bentuk empati kita saja mbak tali kasih itu, tidak ada maksud yang lain," tegasnya.
Andy Rifai menambahkan bahwa dirinya dan pihak kepolisian Kota Solo bersikap profesional dalam melaksanakan tugasnya untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.
"Kita profesional mbak," katanya.
• Ini Analisa Roy Suryo soal Plat Mobil Pelaku Tabrak Lari di Overpass Manahan : 1 Huruf, Bukan Solo
Sementara itu tudingan lain yang muncul adalah bahwa pelaku disebut mempunyai bekingan yang kuat, sehingga sulit untuk diungkap, padahal di satu sisi sudah ada bukti rekaman CCTV yang memperlihatkan peristiwa yang terjadi.
Menurut Andy Rifai, tudingan tersebut sangat tidak dibenarkan.
Dirinya membuktikan bahwa pihak kepolisian serius dan terus melakukan penyelidikan untuk mencari pelaku.
Dikatakannya, pihaknya sudah bekerja sama dengan pihak lain untuk bisa membantu mengungkapkan kasus tersebut.