Breaking News:

Viral Medsos

Kondisi Siswi Korban Bully Cium Kaki Teman Alami Trauma, Malu saat Banyak Dapat Pertanyaan

DS, Siswi korban bullying di Bekasi mengalami trauma karena malu setelah videonya viral.

TribunVideo.com
Beredar di media sosial hingga viral, video remaja perempuan yang dirundung dan dipaksa untuk mencium kaki temannya, sebanyak 10 kali. 

Pelaku yang terus mengarahkan kamera, sesekali mempertegas sorotan ke wajah korban yang menunjukkan raut sedih.

Tanpa memiliki belas kasih, pelaku justru tertawa ketika korban mencium kakinya berulang kali sambil terus mengintimidasi.

“Dah jangan diulangi lagi kayak gitu, nih gue ingetin lu kalau ke sekolah muka lu jangan dempulan, ya? iya nggak?" Ujar pelaku.

Masih dalam unggahan yang sama, dalam video berbeda juga terlihat pelaku sempat menarik korban dari atas motor lalu menendang bagian badan secara berulang.

Adapun dari keterangan video, aksi bullying terjadi di wilayah Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Pelajar yang terlibat dalam video itu diketahui merupakam siswi SMK Pustaka Nusantara 2, SMK 10 Nopember dan SMP Tambun Selatan, Bekasi.

Takjub Lihat Aquascape Milik Inul Daratista, Ashanty Ngaku Pengin: Harganya Bisa Setengah Miliar

Polisi lakukan pendampingan

Polsek Tambun berusaha melakukan pendampingan terhadap korban agar berani melapor kejadian tersebut ke pihak berwajib.

"Awalnya dia malu (tidak mau lapor), tapi karena dinasihati polisi akhirnya dia mau divisum," terang Gana.

Untuk kondisi psikis korban, Gana belum mengetahui secara detail apakah mengalami trauma atau tidak.

"Rata-rata kejadian seperti ini mereka tidak mau diperpanjang karena malu, saya belum tahu kondisinya nanti akan lebih jelas kalau sudah masuk laporan," terang dia. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul "Siswi Korban Bullying di Bekasi Trauma hingga Takut Keluar Rumah".

Sumber: Tribun Jakarta
Tags:
BekasiViralPolisi
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved