Breaking News:

Pilkada Serentak 2020

Soal Rekomendasi PDIP untuk Gibran Rakabuming, Refly Harun: Saya Kira Jokowi Bangun Kelam Politiknya

Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun memberikan tanggapan terkait direkomendasikannya Gibran menjadi calon wali kota Solo pada Pilkada 2020.

Kolase Youtube Refly Harun/Kompas.com/RISKA FARASONALIA
Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun dan calon Wali Kota Solo di Pilkada 2020, Gibran Rakabuming Raka 

Selain Jokowi dinilai akan turun predikat, di kubu PDIP juga sudah ada penerus dari Megawati, yakni putrinya sendiri, Puan Maharani.

"Tapi sekali lagi, faktor Jokowi pasca 2024 tidak akan kuat lagi, kecuali ada sebuah pergeseran yang luar biasa di PDIP, Megawati step down, tiba-tiba yang menggantikan ketua umum itu bukannya Puan Maharani, tetapi mantan Presiden Jokowi," terang Refly Harun.

"Tapi lucu juga, masa presiden dua periode lalu kemudian take over partai politik, rasanya tidak elok," pungkasnya.

Simak videonya mulai menit ke- 7.47

Purnomo Klarifikasi soal Tawaran Jabatan dari Presiden

Wakil Wali Kota Solo Achmad Purnomo pernah mengaku mendapat tawaran jabatan dari Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

Tawaran itu disebutnya datang dari Jokowi ketika ia menemui ayah dari Gibran Rakabuming Raka itu di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (16/7/2020).

Namun baru-baru ini Purnomo mengatakan bahwa Jokowi sesungguhnya tidak pernah secara langsung menawarkan dirinya jabatan.

Purnomo menceritakan percakapannya dengan Presiden RI Joko Widodo pada Kamis (16/7/2020) di Istana Negara, Jakarta. Purnomo mengatakan saat itu ia diberitahu bahwa PDIP akhirnya menjatuhkan rekomendasi Pilkada Solo 2020 kepada Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa.
Purnomo menceritakan percakapannya dengan Presiden RI Joko Widodo pada Kamis (16/7/2020) di Istana Negara, Jakarta. Purnomo mengatakan saat itu ia diberitahu bahwa PDIP akhirnya menjatuhkan rekomendasi Pilkada Solo 2020 kepada Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa. (Kolase (BPMI Setpres) dan (TribunSolo.com/Adi Surya))

 Bandingkan Karier Politik Gibran dan Puan Maharani, Refly Harun: Tak Perlu Berkeringat

Dikutip dari Kompas.com, Sabtu (18/7/2020), Purnomo mengatakan perbincangannya dengan Jokowi saat itu hanya membahas seputar Kota Solo.

"Tidak benar itu. Saya bertemu Pak Jokowi ngobrol banyak sekali tentang Solo."

"Saya diberi kesempatan untuk memperjuangkan Masjid Taman Sriwedari. Saya kan mendirikan Akbara PMI minta bantuannya nanti," kata Purnomo ditemui di Balai Kota Solo, Jawa Tengah, Sabtu (18/7/2020).

Purnomo menuturkan asal muasal kabar tawaran jabatan justru datang dari pertanyaan wartawan.

"Itu hanya guyonan dari wartawan. Kalau ditanya kalau ditawari pekerjaan? Iya saya bilang tidak mau, saya di Solo saja," kata dia.

"Bukan Pak Jokowinya yang mengatakan begitu (ditawari jabatan), tapi wartawannya yang tanya begitu," sambung Purnomo.

Purnomo Ngaku Ditawari Jabatan

Halaman
123
Tags:
Refly HarunPilkada SoloPilkada Serentak 2020Gibran Rakabuming RakaJokowiPDIP
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved