Terkini Nasional
Sebut Jokowi Terkesan Paksakan Prabowo Tangani Lumbung Pangan Nasional, PKS: Apa Urusannya?
Anggota Komisi IV DPR Fraksi PKS Johan Rosihan menilai tidak tepat jika Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menangani ketahanan pangan.
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Seperti diketahui, latar belakang militer Prabowo membuatnya ditunjuk sebagai Menteri Pertahanan.
Johan kemudian menjelaskan aspek-aspek yang dilibatkan dalam ketahanan pangan.
"Kalau dikaitkan dengan ketahanan nasional, beda perspektif antara ketahanan nasional dengan ketahanan pangan," papar Johan.
"Kalau ketahanan nasional 'kan kemampuan daerah itu untuk melindungi bangsanya dari ancaman gangguan," lanjutnya.
Menurut Johan, kedua bidang tersebut jauh berbeda dan tidak berkaitan dengan latar belakang Prabowo.
"Tapi kalau kita bicarakan ketahanan pangan, itu kita bicara stok, distribusi, keterjangkauan. Apa urusannya dengan ketahanan nasional?" sindir Johan.
"Dari leading sector, kami mengkritik ini. Ini tidak pas," tegasnya.
Lihat videonya mulai dari awal:
Penjelasan Andre Rosiade
Anggota Komisi VI DPR Fraksi Gerindra, Andre Rosiade buka suara terkait penyerahan penanganan lumbung pangan kepada Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto.
Dilansir TribunWow.com, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menunjuk Prabowo Subianto menjadi leading sector untuk menangani lumbung pangan.
Andre Rosiade menilai keputusan yang diambil oleh Jokowi tersebut tentunya bukan tanpa alasan dengan mempertimbangkan kondisi yang terjadi saat ini.
Khususnya berkaitan dengan antisipasi akan adanya krisis pangan yang diprediksi akan terjadi pada tahun 2030 mendatang.
• Jokowi Tunjuk Prabowo Jadi Leading Sector Lumbung Pangan, Andi Akmal Sebut Jadi Pertanyaan Besar
"Pak Jokowi memahami bahwa saat ini sesuai dengan informasi dari FAO, yang bilang 2030 kita akan krisis," ujar Andre Rosiade, dalam acara Apa Kabar Indonesia Malam 'tvOne', Minggu (12/7/2020).