Kabar Ibukota
Anggap Anies Baswedan Hanya Berdalih soal Reklamasi, Ray Rangkuti: Makanya Saya Gugat Beliau
Pengamat politik Direktur Lingkar Madani, Ray Rangkuti, menyoroti perluasan lahan kawasan Ancol yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
TRIBUNWOW.COM - Pengamat politik Direktur Lingkar Madani, Ray Rangkuti, menyoroti perluasan lahan kawasan Ancol yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Dilansir TribunWow.com, hal itu ia sampaikan dalam tayangan Kompas Petang, Minggu (12/7/2020).
Sebelumnya proyek pengembangan kawasan Ancol seluas 20 hektar menuai sorotan publik karena dianggap melanjutkan reklamasi.

• Perluasan Ancol Tuai Sorotan sampai Dituding Reklamasi, Anies Baswedan: 11 Tahun Tenang-tenang Saja
Meskipun begitu, Gubernur Anies Baswedan membantah proyek tersebut adalah reklamasi seperti yang termasuk dalam janji kampanyenya.
Sebagai pengamat politik, Ray Rangkuti menilai Anies Baswedan hanya berputar-putar saat memberikan alasan.
"Saya mengatakan Anies itu terlalu tinggi. Dia ngomong enam tapi orang menangkapnya sepuluh," komentar Ray Rangkuti.
"Itu sebetulnya yang dialami secara politik oleh Anies sekarang," lanjutnya.
Menurut Ray, masyarakat memiliki ekspektasi yang berbeda dengan janji kampenye Anies untuk menghentikan reklamasi.
Ray menilai masyarakat berharap reklamasi benar-benar dihentikan dan pulau yang sudah dibangun dibongkar kembali.
"Ketika dia mengatakan reklamasi akan kita stop, bayangan orang bukan hanya reklamasinya yang akan distop, tapi batas pulau itu pun dihancurkan," jelasnya.
Ia menyoroti dalih bukan reklamasi yang sebelumnya disebutkan Anies Baswedan.
Ray menilai proyek tersebut tetap dapat diklasifikasikan sebagai reklamasi.
• Polemik Anies Baswedan Lanjutkan Reklamasi, Syarif: Warga Jakarta Utara Minta Gratis Masuk Ancol
"Sekarang pulaunya tetap ada, bukan dihancurkan. Yang ada justru sekarang daratannya ditambahi dan itu katanya bukan reklamasi," paparnya.
"Meskipun kalau saya baca per definisi, justru yang reklamasi itu adalah pemanfaatan lahan kosong, bisa menambah bisa mengurangi," lanjut Ray Rangkuti.
Ia menjelaskan Anies Baswedan terkesan menjanjikan lebih daripada yang sebenarnya dimaksudkan.