Kabar Ibukota
Anggap Anies Baswedan Hanya Berdalih soal Reklamasi, Ray Rangkuti: Makanya Saya Gugat Beliau
Pengamat politik Direktur Lingkar Madani, Ray Rangkuti, menyoroti perluasan lahan kawasan Ancol yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
"Itu yang dialami Anies, apalah dia namanya ingkar janji atau tidak, tetapi secara umum beliau mengungkapkan publiknya jauh lebih tinggi daripada yang diucapkan oleh beliau," kata Ray.
Oleh karena itu, ia mewajarkan jika masyarakat saat ini mulai menagih janji kampanye Anies.
Ia menilai saat itu Anies hanya berjanji menghentikan reklamasi bagi 17 pulau di kawasan Jakarta Utara, sementara proyek perluasan Ancol kali ini tidak termasuk.
"Itu cara berkomunikasi Anies waktu kampanye kemarin," komentar Ray.
Menurut Ray, hal itu yang menjadi protes publik termasuk dirinya.
"Itu yang digugat sekarang, meskipun berkali-kali dia mengungkapkan dengan dalih, bahasa yang berubah-ubah," ungkapnya.
"Itu yang terjadi sekarang. Kalau saya dari awal memang tidak setuju reklamasi, oleh karena itu saya gugat beliau,kenapa ini dilakukan?" tandas Ray.
Lihat videonya mulai dari awal:
Anies Bantah Lakukan Reklamasi
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membantah pemerintah provinsi melanjutkan wacana reklamasi Ancol.
Dilansir TribunWow.com, hal itu ia sampaikan dalam tayangan di kanal YouTube Kompas TV, Minggu (12/7/2020).
Diketahui wacana itu disebut akan kembali dilakukan setelah sebelumnya Anies berjanji akan menghentikan reklamasi.
• Dituduh Langgar Janji, Anies Baswedan Buka Suara soal Reklamasi Ancol: Ini Kegiatan Lindungi Warga
Meskipun menuai sorotan, Anies beralasan Pemprov DKI Jakarta hanya menempatkan lumpur hasil sedimentasi waduk dan sungai di Ancol.