Breaking News:

Terkini Daerah

Ucapan Duka Khofifah Indar Parawansa untuk Dokter Unair Putri Wulan yang Meninggal Akibat Covid-19

Satu lagi tenaga medis Indonesia yang gugur dalam tugasnya menangani pasien Covid-19, yakni Dokter Putri Wulan Sukmawati.

Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
SURYA.CO.ID/Fatimatuz Zahro
Penghormatan kepada Putri Wulan Sukmawati yang merupakan salah satu dokter residen Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Airlangga (Unair) yang bertugas di RSUD Dr Soetomo, Surabaya, Jawa Timur. 

TRIBUNWOW.COM - Satu lagi tenaga medis Indonesia yang gugur dalam tugasnya menangani pasien Covid-19, yakni Dokter Putri Wulan Sukmawati.

Putri Wulan Sukmawati merupakan salah satu dokter residen Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Airlangga (Unair) yang bertugas di RSUD Dr Soetomo, Surabaya, Jawa Timur.

Dilansir TribunWow.com, ucapan duka lantas mengalir dari banyak pihak, satu di antaranya dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Putri Wulan Sukmawati, dokter residen Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Airlangga (Unair) yang bertugas di RSUD Dr Soetomo, Surabaya, Jawa Timur.
Putri Wulan Sukmawati, dokter residen Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Airlangga (Unair) yang bertugas di RSUD Dr Soetomo, Surabaya, Jawa Timur. (Istimewa/TribunBali)

Pasien Virus Corona Meningkat, 47 Tenaga Medis Menghilang, RS Beroperasi Hanya dengan 5 Dokter

Melalui unggahan akun Instagramnya, @khofifah.ip, Senin (6/7/2020), Khofifah memberikan ucapan duka yang sangat mendalam untuk kepergian Dokter Putri.

Khofifah mewakili Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengucapkan terima kasih atas dedikasinya di dunia kesehatan.

Dirinya mendoakan supaya Dokter Intan diberikan tempat terbaik di akhirat dan diampuni segala kekhilafannya.

"Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un."

"Kembali berpulang salah satu tenaga medis Jawa Timur, dr Putri Wulan Sukmawati setelah menjalani perawatan selama 20 hari akibat Covid-19."

"Atas nama pribadi dan Pemprov Jawa Timur, saya menyampaikan duka cita mendalam dan ucapan terimakasih sebesar-besarnya atas dedikasi dan pengabdian untuk Jawa Timur."

"Doa terbaik, Semoga almarhumah husnul khotimah dan diampuni segala salah dan khilaf. Semoga Allah juga memberikan ketabahan dan keikhlasan bagi keluarga besar yang ditinggalkan. Aamiin," tulis keterangan @khofifah.ip.

Melalui unggahan akun Instagramnya, @khofifah.ip, Senin (6/7/2020), Khofifah memberikan ucapan duka yang sangat mendalam untuk kepergian Dokter Putri Wulan Sukmawati.
Melalui unggahan akun Instagramnya, @khofifah.ip, Senin (6/7/2020), Khofifah memberikan ucapan duka yang sangat mendalam untuk kepergian Dokter Putri Wulan Sukmawati. (Instagram/khofifah.ip)

Dokter di Makassar Rawat 190 Pasien Virus Corona Seorang Diri, Ngaku Insentif Belum Dibayar

Sementara itu dikutip dari Kompas.com, Dokter Putri meninggal pada Minggu (5/7/2020) dini hari pada pukul 00.23 WIB.

Dikonfirmasi oleh Humas RSUD Dr Soetomo, dr Pesta Perulian Edwar bahwa dr Putri sudah mendapatkan perawatan selama 18 hari di ruang ICU.

Dikatakannya bahwa dr Putri selain terinfeksi Covid-19, juga memiliki penyakit penyerta yakni kelebihan berat badan.

Dr Pesta mengatakan bahwa dr Putri merupakan keponakan dari dr Arief Basuki yang sebelumnya lebih dulu meninggal juga karena terinfeksi Covid-19.

Dr Arief Basuki meninggal pada akhir Juni lalu atau tepatnya pada Selasa (30/6/2020).

Dr Putri Wulan sudah 18 hari kami rawat di ICU. Dia adalah keponakan dr Arief Basuki yang kemarin dia juga sudah lebih dulu meninggalkan kita," kata dr Pesta.

(TribunWow/Elfan Fajar Nugroho)

Tags:
Khofifah Indar ParawansaDokterVirus Corona
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved