Breaking News:

Terkini Nasional

Nadiem Makaraim akan Ambil Langkah Atasi Polemik PPDB Jakarta: Saya Berempati pada Orangtua Murid

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim buka suara terkait adanya polemik dalam seleksi penerimaan peserta didik baru (PPDB) DKI Jakarta.

Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
YouTube Kompastv
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim dalam acara rapat kerja bersama Komisi X DPR RI, Jumat (3/7/2020). Dirinya mengaku akan mengambil langkah untuk atasi persoalan PPDB DKI Jakarta. 

TRIBUNWOW.COM - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim buka suara terkait adanya polemik dalam seleksi penerimaan peserta didik baru (PPDB) DKI Jakarta.

Dilansir TribunWow.com, PPDB DKI Jakarta mendapatkan banyak penolakan dari orang tua atau wali murid.

Mereka menolak adanya syarat usia dalam PPDB sistem zonasi.

Menurutnya persyaratan itu justru merugikan siswa dan terkesan menjadikan adanya diskriminasi.

Sejumlah orang tua murid yang menamakan diri Forum Relawan PPDB DKI 2020 berunjuk rasa di depan kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Jakarta Pusat, Senin (29/6/2020). Aksi tersebut digelar untuk memprotes syarat usia dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Jakarta yang dianggap diskriminatif.
Sejumlah orang tua murid yang menamakan diri Forum Relawan PPDB DKI 2020 berunjuk rasa di depan kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Jakarta Pusat, Senin (29/6/2020). Aksi tersebut digelar untuk memprotes syarat usia dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Jakarta yang dianggap diskriminatif. (Tribunnews/Jeprima)

Siswa Berpretasi dengan Ratusan Penghargaan Tak Lolos PPDB Jakarta, Wali Siswa: Jangan Gunakan Umur

Dikutip dalam acara Kompas Siang, Jumat (4/7/2020), Nadiem Makarim mengatakan akan mengambil langkah untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

Ia mengaku akan membahasnya langsung bersama Dinas Pendidikan DKI Jakarta yang dinilai paham dengan kondisi pendidikan di Ibu Kota.

"Kami akan mengambil langkah-langkah untuk bekerja sama baik dengan kementerian terkait di bawah yaitu Mendagri maupun juga dengan Kepala Dinas di Jakarta untuk berdiskusi mengenai isu ini," ujar Nadiem.

Nadiem Makarim mengaku menyadari bahwa aksi protes yang dilancarkan oleh para orangtua/wali murid karena merupakan buntut dari kekecewaan.

Mereka kecewa setelah anaknya tidak bisa masuk di sekolah negeri yang diimpikan karena alasan usia.

Kondisi tersebut membuat mereka terpaksa harus mencari sekolah di swasta dengan catatan biaya pendidikan yang jauh lebih mahal.

Sebut Anies Baswedan Lepas Tangan soal PPDB, Ombudsman: Melakukan Kekerasan Terbuka pada Anak

Halaman
123
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved