Kabinet Jokowi
Coba Nilai Kemarahan Jokowi Nyata atau Hanya Drama, Sudjiwo Tejo: Tidak Bisa, walau Saya Guru Akting
Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat memarahi jajaran kabinetnya dalam sebuah rapat di Istana negara Jakarta, Kamis (18/6/2020).
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Jokowi diketahui meluapkan kemarahannya pada para menteri saat berbicara dalam sidang kabinet paripurna.
Dalam kesempatan itu, Jokowi menyoroti sejumlah isu seperti perbaikan anggaran Covid-19 dan pemulihan ekonomi.
Lihat tayangan selengkapnya dari menit ke-06:31:
Kemungkinan Dibalik Isu Pergantian Kabinet
Pengamat politik dan Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya mengungkapkan adanya sejumlah kemungkinan terkait isu penggantian kabinet oleh Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi).
Ia mengatakan bahwa perombakan kabinet tersebut bisa jadi telah direncanakan sebelumnya.
Yunarto juga menyebutkan kemungkinan bahwa kemarahan Jokowi pada para menterinya tersebut sebagai sarana untuk menciptakan pra-kondisi sebelum perombakan dilakukan.
Dilansir KompasTV, Senin (29/6/2020), Yunarto menilai adanya sejumlah kemungkinan terkait isu reshuffle kabinet yang sedang marak dibicarakan.
Ia menyebutkan sudah adanya rencana terkait dengan penggantian tersebut sebelumnya.
Namun pemerintah disebut mencoba melihat reaksi bila reshuffle tersebut dilakukan nantinya.
"Ada kemungkinan juga sudah ada rencana terkait dengan reshuffle yang paling banyak dibahas," ujar Yuniarto.
"Tetapi kemudian coba diupayakan testing the water," imbuhnya.
• Soal Jokowi Marah-marah, Dahlan Iskan Ceritakan Pernah Ditegur SBY: Tetapi Tidak Disiarkan ke Publik
Ia kemudian mengungkapkan adanya sejumlah orang yang memandang isu perombakan kabinet tersebut dari dua sisi.
Satu sisi menyebutkan bahwa pemerintah harusnya dapat menyatukan para menterinya agar dapat bekerja sama dalam kondisi krisis.
Sementara itu, berlawanan dengan anggapan tersebut, sejumlah orang malah menilai bahwa saat ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan reshuffle.