Breaking News:

Terkini Nasional

Analisa Pakar Semiotika soal Kemarahan Jokowi: Saya Terbawa Juga Ekspresinya Extraordinary

Pakar Semiotika, Ibnu Hamad memberikan analisa terkait kemarahan yang ditunjukkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) terhadap para menterinya.

Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Kolase Youtube Talk Show tvOne/Sekretariat Presiden
Kolase Pakar Semiotika, Ibnu Hamad dan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ibnu Hamad memberikan analisa terkait kemarahan yang ditunjukkan oleh Jokowi terhadap para menterinya. 

"Menurut saya ini menampilkan apa yang disampaikan beliau di depan para seniornya sendiri, barangkali para politisi senior, ini serius," ungkap Ibnu.

"Tidak bisa diperlakukan dengan biasa-biasa saja. Ini harus extraordinary," tegas Ibnu.

"Saya terbawa juga ekspresinya extraordinary," pungkasnya.

Simak videonya mulai menit ke- 11.55

Acungi Jempol Sikap Tegas Jokowi: Bentuk Leadership yang Luar Biasa

Analis Politik Hendri Satrio memberikan apresiasi tinggi kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Apresiasi dari Hendri tersebut menyusul sikap tegas yang ditunjukkan oleh Jokowi saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara pada Kamis (18/6/2020) lalu.

Dilansir TribunWow.com, Hendri juga mengakui bahwa pada saat itu, Jokowi benar-benar mengeluarkan kemarahan.

Hal ini disampaikanya saat menjadi narasumber dalam acara Apa Kabar Indonesia Pagi, Minggu (29/6/2020).

 Sebut Kinerja Menteri Biasa-biasa Saja saat Krisis, Jokowi: Kalau Perlu Perpu-Perpres Saya Keluarkan

Hendri menilai kemarahan yang dikeluarkan oleh Jokowi lantaran menggambarkan apa yang sedang dirasakan kepada para menterinya.

Jokowi dinilai sangat kecewa dengan kinerja para menteri di tengah kondisi krisis akibat pandemi Virus Corona.

Menurut Hendri, apa yang dilakukan oleh Jokowi patut untuk diberikan acungan jempol.

"Pada waktu 18 Juni itu memang kecewa sekali dia, marah sekali dia (Jokowi)," ujar Hendri.

"Tetapi saya harus acungi jempol, karena di akhir-akhir pidato dia bilang mengakui tidak ada pembangunan atau kelanjutan yang signifikan progresnya," jelasnya.

Selain itu, Hendri menilai sikap marah yang ditunjukkan oleh Jokowi merupakan bentuk dari seorang pemimpin yang luar biasa.

Halaman 2/3
Tags:
Presiden Joko Widodo (Jokowi)Ibnu HamadVirus Corona
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved