Terkini Nasional
Analisa Pakar Semiotika soal Kemarahan Jokowi: Saya Terbawa Juga Ekspresinya Extraordinary
Pakar Semiotika, Ibnu Hamad memberikan analisa terkait kemarahan yang ditunjukkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) terhadap para menterinya.
Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
TRIBUNWOW.COM - Pakar Semiotika, Ibnu Hamad memberikan analisa terkait kemarahan yang ditunjukkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) terhadap para menterinya.
Sebelumnya, Jokowi terlihat sangat marah di hadapan para menteri saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Kamis (18/6/2020).
Dilansir TribunWow.com, kemarahan dari Jokowi tersebut ditenggarai karena merasa kecewa terhadap kinerja para menterinya.
Kinerja dari para menteri dinilai biasa-biasa saja dalam menghadapi masa krisis akibat pandemi Virus Corona saat ini.
• Yakini akan Ada Reshuffle terhadap Menteri, Analis Politik: Jokowi Ini Kerasukan Rakyat
Sementara itu, Ibnu Hamad mengaku mempunyai pandangan sendiri terhadap kemarahan dari Jokowi.
Dirinya menilai hal itu merupakan bentuk kemarahan yang sebenarnya dari seorang Jokowi.
Menurutnya, ekspresi marah dari Jokowi terlihat sangat serius.
Terlebih seperti yang diketahui, Jokowi jarang untuk marah ataupun berbicara dengan nada tinggi.
Ibnu Hamad kemudian menyoroti pemilihan kata yang digunakan saat marah, termasuk ada penekanan dari Jokowi yang diikuti oleh gestur menunjuk dan mengayunkan tangan.
"Yang harus dibaca, ini lebih dari sekadar pilihan kata yang dipilih oleh beliau," kata Ibnu Hamad.
"Ada 'bahaya', 'kerja biasa-biasa saja', 'harus extraordinary'. 'Bahaya' dan 'extraordinary' berulang-ulang beliau sampaikan," jelas Ibnu.
"Tapi yang paling penting adalah nonverbalnya. Wajahnya mohon dilihat, betapa seriusnya Pak Jokowi kali ini," papar profesor tersebut.
"Wajahnya, ekspresi nonverbal, dan tekanan katanya itu lihat, luar biasa," lanjut Ibnu.
• Analis Politik Hendri Satrio Acungi Jempol Sikap Tegas Jokowi: Bentuk Leadership yang Luar Biasa
Bahkan saking emosionalnya, Ibnu mengaku sampai terbawa suasana marahnya dari Jokowi.
Apalagi menurutnya, Jokowi menyampaikan kata-kata bernada tinggi tersebut di hadapan para politisi senior.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/pakar-semiotika-ibnu-hamad-memberikan-analisa-terkait-kemarahan-jokowi.jpg)