Breaking News:

Terkini Internasional

Dikurung Selama 26 Tahun, Wanita Ini Bertahan Hidup dari Makanan Kucing, Belum Mandi 14 Tahun

Seorang wanita di Rusia hidup terkurung bersama ibunya dan sejumlah kucing selama 26 tahun di rumah.

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Lailatun Niqmah
Press Association via BBC
Ilustrasi. Seorang wanita di Rusia hidup terkurung bersama ibunya dan sejumlah kucing selama 26 tahun di rumah. 

TRIBUNWOW.COM - Seorang wanita di Rusia hidup terkurung bersama ibunya dan sejumlah kucing selama 26 tahun di rumah.

Wanita bernama Nadezhda Bushueva tersebut hidup terisolasi bersama sang ibu, Tatyana, di rumah mereka yang terletak di desa Arefinsky, Rusia Barat.

Kejadian ini terungkap saat sang ibu yang sudah renta menderita sakit parah sehingga harus dibawa ke rumah sakit.

Keduanya tinggal di dalam rumah mereka yang dipenuhi kucing dan bertahan dengan memakan makanan kucing.

Terdampak Kebijakan Baru Visa Pekerja Asing, Seorang Ibu Terpisah dengan Dua Anak Usia 6 dan 3 Tahun

Dilansir The Sun, Rabu (24/6/2020), Nadezhda yang saat ini berusia 42 tahun mengaku tidak mengerti bagaimana dunia di luar bekerja.

Meski sempat mengenyam pendidikan, namun Nadezhda tidak pernah lagi melihat dunia luar hingga sekarang.

Pasalnya, wanita tersebut harus hidup terkurung dengan sang ibu di rumah mereka yang tidak memiliki listrik atau aliran air.

Nadezhda pun mengaku belum pernah mandi sejak tahun 2006 sehingga rambutnya terlihat kusut dan menggimbal.

Kondisi rumahnya pun tak kalah buruknya, selain karena kotor dan gelap, rumah tersebut juga dipenuhi sampah dan kotoran.

Rumah mereka juga dipenuhi oleh tikus dan kucing, bahkan saat kucing-kucing mereka ada yang mati, mereka tidak membersihkan bangkainya.

Di Depan Kedua Anaknya, Wanita di India Diperkosa Sopir Dalam Bus yang Sedang Berjalan

Aksi Heroik Nenek 88 Tahun, Nekat Tembak Pelaku Perampokan yang Ancam dan Ambil Dagangannya

Menurut ketua dewan setempat, Vasily Tovarnov, ibu wanita tersebut telah mengurung putrinya sejak ia selesai bersekolah pada usia 16 tahun.

Tatyana tidak mengizinkan Nadezdha untuk melanjutkan pendidikannya atau untuk bekerja.

Ia mengklaim berusaha melindungi sang anak dari bahaya dunia luar dan memutuskan untuk hidup secara tertutup.

Kondisi tersebut semakin diperburuk saat Tatyana pensiun dan menolak bantuan dari layanan sosial maupun petugas berwenang lainnya.

Nadezhda yang menjadi terbiasa juga mengaku tidak pernah pergi dari rumah dengan keinginannya sendiri.

"Hidupku lebih buruk daripada kucing. Kucing-kucing masih memiliki lebih banyak hak. Aku bahkan sudah dianggap tidak ada. Aku adalah orang mati yang masih hidup," tutur Nadezhda.

"Aku butuh pekerjaan, aku butuh pasport," imbuhnya.

Kejadian ini terungkap setelah Tatyana jatuh sakit, sehingga Nadezhda terpaksa keluar untuk mencari pertolongan.

Menurut Tovarnov, Nadezhda mendatangi kantornya sendirian dan tidak mau makan meski sudah ditawari makanan.

"Nadezhda datang sendirian ke kantor saya. Kami ingin memberinya makanan, kami mempersiapkan roti isi, namun ia tidak mau memakan apa pun. Tapi dia tidak gila," tutur Tovarnov.

Menurut laporan media setempat, Nadezhda maish bingung dengan kondisi sekitar, ia bahkan tidak bisa menyertai sang ibu saat Tatyana dibawa ke rumah sakit.

Belum jelas penyakit apa yang diderita sang ibu, namun sejumlah kabar menyebutkan bahwa ia menderita stroke.

Sejumlah orang ikut berkomentar mengenai kondisi Nadezhda yang memprihatinkan.

"Ia memiliki wajah yang cantik, aku merasa kasihan padanya," ujar seorang warga, Sveta Yarosheva.

"Pada usia 42 tahun ia terlihat masih muda di samping kondisi yang dideritanya," imbuh warga lain, Nikita Pavlov. (TribunWow.com)

Tags:
PenyekapanRusiaKucing
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved