Breaking News:

Terjkini Daerah

Sebelum Kembali ke Negaranya, Begini Nasib Buron FBI yang Tertangkap di Jakarta karena Sewa PSK Anak

Polisi mengungkap nasib terkini dari Buron FBI, Russ Medlin yang ditangkap di rumah sewanya di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Penulis: Mariah Gipty
Editor: Atri Wahyu Mukti
Warta Kota/Budi Sam Lau Malau
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus didampingi Dirreskrimsus Kombes Roma Hutajulu, Selasa (16/6/2020), memberi keterangan pers tentang penangkapan seorang warga AS Russ Albert Medlin karena menyewa pekerja seks yang merupakan anak di bawah umur. Medlin juga kemudian diketahui merupakan buronan FBI karena kasus penipuan dan pelecehan seksual. 

"BCN (BitClub Network) adalah modus penipuan yang menarik pelanggan dengan keuntungan setidaknya 722 juta dollar AS selama lima tahun."

"Empat pemimpin perusahaan ditangkap, sementara dua lainnya, yang namanya dihapus dalam pengaduan federal, masih berstatus buron," tulis Daily Beast pada 16 Desember 2019.

 Buronan FBI Ini Berhasil Ditangkap di Jakarta, Warga Ngaku Sering Lihat Gadis Muda Masuk ke Rumahnya

Selain kasus penipuan, Russ juga pernah terlibat dalam kasus kejahatan seksual di Amerika Serikat.

Ia pernah menjadi terpidana dua kasus kejahatan seksual di Negara Bagian Nevada pada 2005 dan 2008.

Seharusnya, Russ melakukan wajib lapor sebagai terpidana selama 25 tahun.

Ia harus wajib lapor tidak kurang dari 180 hari atau enam bulan dalam kurun waktu 25 tahun.

Lantaran tak menjalani hukuman itu, Russ maka ditetapkan sebagai non compliant (tidak patuh).

Keseharian Pembantu Russ

Nurbaiti yang baru seminggu menjadi pembantu Russ Albert Medlin mengaku sangat takut bekerja dengan Pemimpin BitClub Network tersebut.

Dilansir TribunWow.com dari Tribun Jakarta pada Jumat (19/6/2020), Nurbaiti membenarkan bahwa majikannya itu sering membawa gadis-gadis muda ke dalam rumah.

Bahkan, Nurbaiti menerangkan Russ pernah menawari pembantunya untuk berhubungan badan.

Meski akhirnya ditolak mentah-mentah oleh pembantunya itu.

"Itu setiap hari. Paling kecil umurnya 15 tahun, paling gede 22 tahun," ujar Nurbaiti.

Gadis-gadis muda itu datang di jam-jam yang berbeda.

Terkadang ada yang bertamu pukul 17.00 WIB hingga Isya baru pulang.

Halaman
123
Tags:
Buronan FBIRuss MedlinJakarta
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved