Breaking News:

Terjkini Daerah

Sebelum Kembali ke Negaranya, Begini Nasib Buron FBI yang Tertangkap di Jakarta karena Sewa PSK Anak

Polisi mengungkap nasib terkini dari Buron FBI, Russ Medlin yang ditangkap di rumah sewanya di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Penulis: Mariah Gipty
Editor: Atri Wahyu Mukti
Warta Kota/Budi Sam Lau Malau
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus didampingi Dirreskrimsus Kombes Roma Hutajulu, Selasa (16/6/2020), memberi keterangan pers tentang penangkapan seorang warga AS Russ Albert Medlin karena menyewa pekerja seks yang merupakan anak di bawah umur. Medlin juga kemudian diketahui merupakan buronan FBI karena kasus penipuan dan pelecehan seksual. 

TRIBUNWOW.COM - Polisi mengungkap nasib terkini dari Buron FBI, Russ Medlin yang ditangkap di rumah sewanya di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Minggu (18/6/2020).

Polda Metro Jaya kini tengah berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Indonesia terkait proses ekstradisi Medlin ke Amerika Serikat seperti dikutip dari Tribun JakartaJumat (19/6/2020),

"Menunggu dari request dari Kedubes Amerika Serikat yang sudah berkoordinasi melalui atas hukum FBI untuk dimintakan proses ekstradisi," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Yusri Yunus, Rabu (17/6/2020).

Asisten Rumah Tangga (ART) dari Buronan FBI bernama Russ Albert Medlin yang baru saja ditangkap di rumah sewanya di Jalan Brawijaya, Kebayoran Baru, yakni Nurbaiti mengungkap kesaksiannya.
Asisten Rumah Tangga (ART) dari Buronan FBI bernama Russ Albert Medlin yang baru saja ditangkap di rumah sewanya di Jalan Brawijaya, Kebayoran Baru, yakni Nurbaiti mengungkap kesaksiannya. (Tribun Jakarta)

 

Buron FBI yang Ditangkap di Jakarta Senang Rekam Aktivitas Seksualnya: Satu Korban Disuruh Pegang HP

Yusri menjelaskan selama proses ekstradisi itu, Russ akan diproses hukum sesuai yang berlaku di Indonesia.

Paspor Russ yang digunakan ke Indonesia juga tengah diperiksa.

Menurut keterangan Yusri, Russ dua kali masuk ke Indonesia dengan paspor yang berbeda.

Selain itu ia juga memanfaatkan visa turis.

"Kita lagi melakukan pengecekan untuk nomor-nomor paspor dalam rangka pelarian buron," kata dia.

Sementara itu, Russ sendiri merupakan pemimpin dari perusahaan cryptoccurency bitcoin, BitClub Network.

Russ Medlin disebut telah melakukan penipuan bitcoin terbesar di dunia.

Ia dan rekan-rekannya berhasil menggelapkan 722 juta dollar AS atau sekitar Rp 10,2 triliun.

"Sebuah laporan mencatat, seorang terpidana paedo (bahasa Yunani pedofilia) diklaim telah menghasilkan 722 juta dollar AS (setara Rp 10,2 triliun) setelah melakukan penipuan bitcoin terbesar di dunia," demikian laporan media Inggris, The Sun pada 17 Desember 2019.

Kala itu The Sun melaporkan bahwa empat rekan Russ sudah berhasil ditangkap dan didakwa atas kasus tersebut.

Sementara itu, lima orang termasuk Russ masih menjadi buron.

Dari laporan Daily Beast, Russ merupakan pemimpin BitClub Network yang tak menjalani tuntutan federal.

Halaman
123
Tags:
Buronan FBIRuss MedlinJakarta
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved