Breaking News:

Terkini Daerah

Kena Pasal Berlapis dan Terancam 10 Tahun Penjara, Terdakwa Kasus Sunda Empire Ajukan Eksepsi

Para petinggi kejajaan fiktif Sunda Empire telah menjalani persidangan perdana dalam kasusnya di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Kamis (18/6/2020).

Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Claudia Noventa
Youtube/KompasTV
Tim kuasa hukum terdakwa kasus Sunda Empire, Misbahul Huda dalam acara Kompas Pagi, Kamis (18/6/2020). 

"Kan sempat masuk rumah sakit juga," katanya.

"Ini lho paru-paru," pungkasnya.

Simak videonya mulai menit ke- 2.00

Motif Sesungguhnya

Dalam persidangan virtual yang digelar di Pengadilan Negeri Kelas IA Khusus Bandung, Jalan LLRE Martadinata itu terungkap motif pendirian kerajaan yang sempat menggegerkan masyarakat bersamaan dengan Kerajaan fiktif lainnya yakni Kerajaan Agung Sejagad di Purworejo.

Dilansir TribunWow.com dari Tribunnews.com, Jumat (19/6/2020), motif pendirian Sunda Empire sebenarnya adalah bukan untuk menguasai negara seperti yang sempat diproklamirkan oleh petinggi.

Namun berdasarkan pengakuan dari para petinggi yang disampaikan dalam persidangan, yakni agar kedua anak Nasri Banks dapat pulang dari Malaysia.

Ganjar Pranowo Ungkap Pernah Dapat Pesan dari Ratu Keraton Agung Sejagat: Pantas Enggak Dijawab

Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengatakan bahwa hal itu bermula pada tahun 2003 ketika Nasri Banks disebut membaca sejarah terkait Sunda Empire yang tak jelas asalnya.

Nasri menyakini bahwa ia dan istrinya merupakan penerus dari Kaisar Alexander The Great.

"Sekitar 2003 terdakwa Nasri Banks membaca sejarah yang tidak jelas sumbernya tentang Sunda Empire."

"Di mana menurutnya, istri Nasri Banks yang juga istrinya, Rd Ratnaningrum merupakan penerus Kaisar Alexander The Great," ujar jaksa Suharja, membacakan isi dakwaan.

Kemudian, Nasri kedatangan seorang pria bernama Mr Jhonson Low yang membawa sertifikat deposit dari of Sources Atlantic Bank senilai 2 miliar dollar.

Nasri kemudian melibatkan anaknya yang bernama Fathia untuk berkomunikasi dengan Jhonson Low melalui email dengan tujuan untuk mendapatkan sertifikat deposit.

Tak lama kemudian, Fathia disebut mendapat sertifikat deposit tersebut pada tahun 2005.

Ratnaningrum pun lantas menceritakan soal Sunda Empire kepada kedua anaknya yakni Fathia dan Lamia Roro hingga mereka tertarik.

Halaman
123
Tags:
Pengadilan NegeriBandungJawa BaratSunda Empire
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved