Virus Corona
Orangtua Meninggal hingga Anak-Istri Ikut Terinfeksi, Ini Pesan dr DDY sebelum Wafat karena Corona
Seorang dokter asal Sampang, Jawa Timur, DDY meninggal dunia akibat Virus Corona, Senin (15/6/2020).
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Ananda Putri Octaviani
TRIBUNWOW.COM - Seorang dokter asal Sampang, Jawa Timur, DDY meninggal dunia akibat Virus Corona, Senin (15/6/2020).
Dilansir TribunWow.com dari Kompas.com, Senin (15/6/2020), tak hanya DDY, ayah dan ibu kandungnya juga meninggal dunia setelah dinyatakan positif Virus Corona.
Namun, sebelum meninggal DDY sempat membagikan sebuah catatan kepada rekan seprofesinya.
Hal itu disampaikan langsung oleh Juru Bicara Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Sampang, Juwardi.

• Pihak RS Buka Suara soal Viral Jenazah PDP Corona Hanya Dipakaikan Popok: Sudah Sesuai Panduan
• BREAKING NEWS: Update Corona di Indonesia Selasa 16 Juni Tembus 40.400 Kasus, 15.703 Pasien Sembuh
Tulisan DDY itupun lantas viral di media sosial.
Dalam tulisannya, DDY berpesan agar masyarakat tak mengucilkan para tenaga medis yang sudah berjuang merawat pasien Virus Corona.
DDY juga mengimbau warga untuk menghargai perjuangan tenaga medis dengan tetap berkegiatan di dalam rumah.
Catatan itu di antaranya kepada Agus Suryantono, Kepala Bagian Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Kabupaten Sampang.
"Ini adalah realitas yang kita hadapi. Kita tidak meminta dipuja, kita tidak meminta disanjung," tulis DDY.
"Kalau memang Anda harus keluar rumah karena pekerjaan dan perputaran ekonomi, insya Allah kita akan memahami."
"Tapi jangan curigai kami mengada-ada dengan penyakit ini karena kita tidak akan tahu penyakit ini mengenai siapa dan di mana."
• Luna Maya Ungkap Keinginannya jika Pandemi Virus Corona Berakhir: Di Pinggir Pantai, Lihat Ombak
Agus menilai, pesan tersebutm memiliki pesan bahwa tenaga medis tak membutuhkan pujian dan sanjungan masyarakat.
Ia juga menyebut DDY menulis pesan itu sebagai pertanda bahwa tenaga medis tak pernah mengarang cerita soal bahaya Virus Corona.
"Pesan lainnya dari dr D bahwa corona bukan rekayasa. Jadi, kita semua diajak agar selalu waspada agar tidak seperti nasib dr D," kata Agus.
Sementara itu, sebelumnya kedua orangtua DDY juga meninggal dunia setelah dinyatakan positif tertular Virus Corona.